PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Atas nama Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN), perkenankan kami menjadi penyambung lidah bagi rintihan hati masyarakat Dayak dan seluruh jiwa yang merindukan kedamaian di Bumi Tambun Bungai.
GDAN beserta seluruh masyarakat adat, menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang tak terhingga atas ketulusan dan tekad Bapak Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan. Dukungan penuh Bapak dalam pendirian Posko Terpadu Anti Narkoba di Kampung Puntun adalah jawaban dari untaian doa-doa kami yang panjang.
Pernyataan tegas Bapak bahwa peredaran narkoba telah merobek nama baik Palangka Raya dan menghancurkan masa depan generasi penerus, sangat menusuk ke lubuk hati kami yang paling dalam. Bapak tidak hanya berbicara sebagai penegak hukum, tetapi sebagai orang tua yang peduli pada nasib anak-anak bangsa.
Kami merasakan betul luka, keputusasaan, dan kecemasan yang mencekam sebagai orang tua di Tanah Dayak. Kami menyaksikan bagaimana barang haram itu perlahan namun pasti, telah merenggut masa depan anak-cucu, dan merusak semua sendi kehidupan. Ada rasa takut yang menghantui, saat memikirkan generasi penerus kami yang terancam runtuh. Namun ironisnya, para pelaku seolah tidak pernah jera, meski hukum telah sering ditegakkan.

Namun, komitmen Bapak Kapolda untuk mengawal pembangunan posko ini hingga beroperasi, serta janji tindakan tegas tanpa kompromi, hadir bagaikan fajar yang menghapus kegelapan. Bagi GDAN, Posko Terpadu Anti-Narkoba ini bukan sekadar tumpukan batu dan semen biasa. Ini adalah benteng pertahanan moral, tempat perlindungan terakhir bagi masa depan anak-cucu kami di Kalimantan Tengah.
Terima kasih, Jenderal, karena telah memilih berdiri di barisan paling depan bersama kami, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kota. Kehadiran Bapak membuktikan bahwa negara benar-benar hadir dan negara tidak akan pernah kalah oleh para mafia narkoba.
Salam hormat
Ririen Binti, Ketua GDAN


