SAMPIT,katakata.co.id– Sejumlah murid Sekolah Rakyat Kabupaten Kotawaringin Timur mengeluhkan menu makanan yang mereka terima dari pihak penyedia makanan (vendor). Menu berupa ikan goreng tepung dinilai belum matang sempurna dan masih berbau amis, sehingga dianggap tidak layak untuk dikonsumsi.
Keluhan tersebut mencuat setelah beredarnya video di media sosial, memperlihatkan seorang murid bernama Mila Prancisca yang menunjukkan tumpukan ikan goreng tepung. Dalam video itu, Mila menyampaikan bahwa makanan tersebut belum benar-benar matang dan mengeluarkan bau amis yang cukup menyengat.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak vendor penyedia makanan bergerak cepat dengan menukar menu yang sempat disajikan dengan makanan baru yang dinilai layak konsumsi.
“Ikan gorengnya belum matang, masih bau amis,” ujar Mila Prancisca, siswi Sekolah Rakyat Kotawaringin Timur, dalam video yang beredar.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Kotawaringin Timur, Nikkon Bhastari, menegaskan bahwa pihak sekolah memiliki prosedur ketat dalam memastikan kelayakan makanan bagi siswa, terutama yang tinggal di asrama.
“Setiap menu dari vendor selalu kami periksa terlebih dahulu sebelum disajikan kepada siswa. Video yang beredar itu sebenarnya bagian dari temuan kami untuk evaluasi agar vendor dapat meningkatkan kualitas makanan,” jelas Nikkon.
Ia menambahkan, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi internal agar tidak terulang kembali di kemudian hari.
Baik pihak sekolah, guru, maupun penghuni asrama berharap vendor lebih teliti dalam pengolahan makanan, demi memastikan mutu dan keamanan konsumsi bagi para murid.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


