MUARA TEWEH, katakata.co.id – Bhakti Sosial Deteksi Dini Kanker Leher Rahim (Serviks) yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2025 dinilai sangat penting dan mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan pada Kamis (20/11/2025) tersebut, dihadiri para tenaga kesehatan, peserta pemeriksaan, Ketua TP PKK Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin, serta Ketua GOW Barito Utara Mira A Nada Felix.
“Inisiatif ini sangat kami apresiasi. Deteksi dini kanker serviks adalah langkah penting untuk menyelamatkan banyak nyawa perempuan di Barito Utara. Pemerintah daerah, melalui Dinas Kesehatan, sudah berada di jalur yang benar dengan memberikan layanan gratis seperti ini,” ujar Patih Herman AB sehari setelah kegiatan, Jumat (21/11/2025).
Iya menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya bhakti sosial tersebut, dan menilai langkah pemerintah daerah sudah tepat dalam memberikan akses layanan kesehatan preventif bagi masyarakat, khususnya perempuan.
Dalam acara itu, Bupati Barito Utara H Shalahuddin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, drg Dwi Agusetijowati, menegaskan bahwa kesehatan merupakan investasi penting bagi masyarakat. Deteksi dini, ujarnya, adalah langkah utama dalam mencegah kanker serviks yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan.
Di sisi lain, Patih Herman menambahkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan berkala masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kegiatan serupa perlu terus dilakukan dan diperluas hingga ke wilayah kecamatan dan pedesaan.
“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga digelar hingga ke pelosok desa. Banyak perempuan di wilayah kecamatan dan pedesaan yang jarang mendapatkan akses pemeriksaan IVA atau Pap Smear. Itu yang harus kita perhatikan,” tegasnya.
Selain itu, ia mengajak tenaga kesehatan, kader posyandu, dan organisasi perempuan untuk berkolaborasi dalam meningkatkan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat terkait pencegahan kanker serviks.
“Edukasi dan keberanian perempuan untuk melakukan pemeriksaan sangat penting. Kita harus bersama-sama menghilangkan rasa malu dan takut karena pemeriksaan ini bukan hanya demi diri sendiri, tetapi juga masa depan keluarga,” tambahnya.
Patih Herman AB juga memberikan apresiasi kepada para dokter, bidan, dan tenaga kesehatan yang terlibat, karena mereka merupakan garda terdepan dalam menurunkan angka kematian akibat kanker serviks di Barito Utara.
Penulis : Ardi
Editor : Ika


