KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Kompolnas: Korban Gugur Diduga Dianiaya Saat Masih Hidup
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

HeadlineKalimantan TengahPalangka RayaPeristiwa

Kompolnas: Korban Gugur Diduga Dianiaya Saat Masih Hidup

Rabu, 8 Juli 2026 01:07
Bagikan
2 Min Read
Komisioner Kompolnas Mochammad Choirul Anam memberikan keterangan pers di Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (7/7/2026).
Bagikan

PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Komisioner Mochammad Choirul Anam mengungkapkan hasil temuan sementara Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait insiden penggerebekan kasus narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, yang menewaskan tiga anggota Polri.

Usai melakukan pendalaman di Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (7/7/2026), Anam menyebut persiapan operasi kepolisian pada dasarnya telah dilakukan sesuai prosedur, termasuk tata kelola operasi dan pengerahan personel.

Menurutnya, awal eskalasi kericuhan terjadi ketika anggota kepolisian memperkenalkan diri sebagai polisi saat melakukan operasi. Tindakan tersebut merupakan bagian dari prosedur yang wajib dilakukan dalam setiap pelaksanaan operasi kepolisian.

“Ketika anggota memperkenalkan diri sebagai polisi, justru diteriaki sebagai perampok oleh salah satu anggota keluarga. Dari situlah situasi berkembang menjadi ricuh,” ujarnya.

Anam menjelaskan, saat kericuhan terjadi sebenarnya sudah ada seorang terduga pelaku yang berhasil diamankan di dalam rumah. Namun, teriakan tersebut memicu kedatangan anggota keluarga lain yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan penghuni rumah yang menjadi sasaran operasi sehingga situasi semakin tidak terkendali.

Ia menilai, apabila tidak terjadi teriakan maupun perlawanan dari kelompok tersebut, insiden yang menewaskan tiga anggota Polri kemungkinan besar tidak akan terjadi. Begitu pula jika personel yang mundur dari lokasi tidak dikejar oleh massa.

Kompolnas juga menemukan sejumlah fakta penting berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap korban. Di antaranya kondisi pakaian yang basah, adanya luka-luka pada tubuh korban, serta hasil autopsi yang menunjukkan korban mengalami kekerasan saat masih hidup.

“Dugaan kuat kami, para korban mengalami penganiayaan ketika masih hidup. Setelah meninggal dunia, barulah jasad mereka dibawa dan dibuang ke sungai. Jadi bukan meninggal karena tenggelam,” kata Anam.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dalam peristiwa tersebut terdapat anggota kepolisian lain yang juga mengalami luka-luka akibat penyerangan saat operasi berlangsung.

Kompolnas menegaskan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi secara utuh serta mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.

 

Penulis : Wiyandri

Editor : Ardi

Editor Katakata Rabu, 8 Juli 2026 01:07
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Hasil Tes DNA dan Kode Booking Penerbangan, Babak Baru Laporan Hukum Terhadap AT yang Menyeret Nama Calon Rektor UPR
Sabtu, 13 Juni 2026 15:10
Kuasa Hukum Shalom Agung Dwi Putra Laporkan Dugaan Manipulasi Asal-Usul Anak ke Polda Kalteng
Selasa, 9 Juni 2026 12:28
Didukung Gubernur Kalteng, GDAN dan Polda Tinjau Pembangunan Posko Terpadu Anti Narkoba di Puntun
Selasa, 30 Juni 2026 13:48
Peringati 10 Muharram 1448 H di Musala Al-Ikhlas, Ratusan Porsi Bubur Asyura Dibagikan Ke Warga
Jumat, 26 Juni 2026 17:38
(UPDATE) Hasil Tes DNA dan Kode Booking Penerbangan, Babak Baru Laporan Hukum terhadap AT yang Menyeret Nama Calon Rektor UPR
Sabtu, 13 Juni 2026 18:50

Berita Terbaru

Delapan Pejabat Fungsional Setda Kalteng Resmi Dilantik, ASN Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Integritas
Kalimantan Tengah Palangka Raya Pemprov Kalteng Rabu, 8 Juli 2026 01:16
Surat Terbuka Ketua GDAN : Duka Tumbang Kalemei, Momentum Dayak Bersatu Melawan Bandar Narkoba di Bumi Tambun Bungai
Kalimantan Tengah Palangka Raya Selasa, 7 Juli 2026 17:29
Kapolda Kalteng Beberkan Kronologi Gugurnya Tiga Anggota Polri Saat Operasi Narkoba di Katinga
Hukum & Investigasi Kalimantan Tengah Peristiwa Selasa, 7 Juli 2026 17:12
Barbershop Lapas Sampit Diminati, WBP Asah Keterampilan Pangkas Rambut sebagai Bekal Usai Bebas
Kalimantan Tengah Sampit Selasa, 7 Juli 2026 16:50
Kabapas Sampit Tekankan Optimalisasi Tugas Pembimbing Kemasyarakatan dalam Rapat Teknis
Kalimantan Tengah Sampit Selasa, 7 Juli 2026 15:31

You Might Also Like

Kalimantan TengahPalangka RayaPemprov Kalteng

Delapan Pejabat Fungsional Setda Kalteng Resmi Dilantik, ASN Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Integritas

Rabu, 8 Juli 2026 01:16
Kalimantan TengahPalangka Raya

Surat Terbuka Ketua GDAN : Duka Tumbang Kalemei, Momentum Dayak Bersatu Melawan Bandar Narkoba di Bumi Tambun Bungai

Selasa, 7 Juli 2026 17:29
Hukum & InvestigasiKalimantan TengahPeristiwa

Kapolda Kalteng Beberkan Kronologi Gugurnya Tiga Anggota Polri Saat Operasi Narkoba di Katinga

Selasa, 7 Juli 2026 20:34
Kalimantan TengahSampit

Barbershop Lapas Sampit Diminati, WBP Asah Keterampilan Pangkas Rambut sebagai Bekal Usai Bebas

Selasa, 7 Juli 2026 16:50
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?