MUARA TEWEH, katakata.co.id – Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, menilai pelantikan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) oleh Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menjadi langkah penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pengisian jabatan bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya memperbaiki struktur birokrasi dan menjaga stabilitas pelayanan publik.
Pelantikan tersebut dilakukan pada Rabu (12/11/2025) dan mencakup posisi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Asisten II, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, serta Kepala Dinas Pertanian.
Mery menyatakan bahwa keputusan pemerintah menunda pelantikan tiga jabatan lain yang belum memenuhi persyaratan menunjukkan sikap kehati-hatian dalam proses administrasi. Menurutnya, ketepatan prosedur adalah dasar utama menempatkan pejabat yang benar-benar layak.
“Penundaan tiga jabatan itu menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin tergesa-gesa. Kita perlu memastikan setiap posisi diisi oleh orang yang memenuhi seluruh syarat dan siap menjalankan tugas,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kekosongan jabatan strategis dapat mempengaruhi efektivitas layanan publik. Karena itu, DPRD menilai pengisian formasi PTP penting untuk menjaga ritme pemerintahan agar tetap stabil.
“Struktur birokrasi harus lengkap supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
DPRD juga mendukung rencana pelaksanaan Job Fit pada awal Desember 2025 untuk tiga jabatan yang masih berproses. Mery menyebut mekanisme tersebut sebagai instrumen utama dalam memastikan pejabat yang ditempatkan benar-benar sesuai kebutuhan dan memiliki kompetensi yang memadai.
“Penilaian melalui Job Fit akan membantu memetakan kemampuan dan memastikan kecocokan pejabat dengan tanggung jawab masing-masing,” tuturnya.
Terkait empat pejabat yang sudah resmi dilantik, Mery berharap mereka dapat segera menunjukkan kinerja yang berdampak pada percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Barito Utara.
“Jabatan yang mereka emban bukan posisi biasa. Kami ingin mereka langsung bergerak cepat dan fokus pada program prioritas daerah,” katanya.
Ia sejalan dengan arahan Bupati Shalahuddin yang menargetkan tahun pertama pemerintahan sebagai masa penegasan fondasi pembangunan. Mery menegaskan bahwa DPRD siap bersinergi dalam memperkuat fungsi pengawasan dan mendorong tata kelola yang transparan.
“Kolaborasi eksekutif dan legislatif perlu diperkuat agar pembangunan berjalan efektif dan hasilnya dirasakan masyarakat,” katanya.
Dengan terisinya sebagian besar jabatan PTP dan proses penyelarasan yang terus berjalan, pemerintah daerah diharapkan semakin solid dalam menjalankan agenda pembangunan dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Penulis : Ardi
Editor : Ika


