KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Jarak Pandang di Sampit Hanya 50 Meter, Kabut Asap Masuk Kategori Berbahaya
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Pemkab Kotawaringin Timur

Jarak Pandang di Sampit Hanya 50 Meter, Kabut Asap Masuk Kategori Berbahaya

Minggu, 30 Agustus 2026 17:53
Bagikan
2 Min Read
Kondisi Jalan Tjilik Riwut Sampit yang diselimuti kabut asap pekat, Minggu pagi (30/8/2026).
Bagikan

SAMPIT, katakata.co.id – Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin tebal menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (30/8/2026) pagi.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membuat jarak pandang di sejumlah ruas jalan menurun drastis. Pengendara harus lebih berhati-hati karena pandangan ke depan terbatas.

Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Sampit mencatat jarak pandang pada pukul 07.00 WIB hanya sekitar 0,05 kilometer atau 50 meter.

Pada waktu yang sama, kondisi cuaca di wilayah Sampit berupa kabut asap dengan suhu 22,8 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 96 persen. Kecepatan angin tercatat tenang atau 0 kilometer per jam.

Angin yang tidak bergerak tersebut berpotensi membuat asap bertahan lebih lama di dekat permukaan, sehingga kondisi jarak pandang semakin terbatas.

Sejumlah pengendara mengaku harus mengurangi kecepatan saat melintas di tengah kabut asap. Uji, salah seorang pengendara, mengatakan jarak pandang yang dirasakannya jauh lebih pendek dibandingkan data pengamatan BMKG.

“Ini kondisi terkini asapnya sudah tebal, jarak pandang terbatas mungkin sekitar 15 meteran. Kecepatan kendaraan kami paling 20 sampai 25 km/jam saja, tidak berani laju-laju,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya. Iqbaliansyah, warga Perumahan Graha Pramuka Sampit, menilai kabut asap mulai mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat anak-anak semakin jarang bermain di luar rumah. Kekhawatiran terhadap dampak asap terhadap kesehatan juga semakin meningkat.

“Jadi untuk beraktivitas sudah sangat terganggu, jarak pandang sudah mulai memendek,” katanya.

Kondisi kualitas udara juga menunjukkan kategori berbahaya. Berdasarkan aplikasi ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup, pada pukul 06.00 WIB nilai ISPU parameter PM10 mencapai 516 dan PM2,5 berada di angka 411.

Dengan kondisi kualitas udara dan jarak pandang yang memburuk, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia serta masyarakat dengan gangguan pernapasan.

Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman ketika melintasi ruas jalan yang tertutup kabut asap untuk mengantisipasi kecelakaan akibat terbatasnya jarak pandang.

 

Editor : Juniardi

Editor Katakata Minggu, 30 Agustus 2026 17:53
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Bias Layar : Saya Ingatkan Kepada Kepala Daerah Se-Kalteng Hati-Hati Dalam Kelola Keuangan Daerah
Selasa, 18 Agustus 2026 12:06
Diduga Jual Nama GDAN, Imar Alias Kacong Akan menghadapi Sidang Adat
Selasa, 11 Agustus 2026 16:19
GDAN: Deklarasi Iman Ratusan Remaja dan Pemuda GKE, Wujud Perlawanan terhadap Narkoba
Jumat, 28 Agustus 2026 14:44
Dari Jejak Penerjun hingga Buku Sejarah: Perjuangan Pemuda Dayak AURI, Kami Datang untuk Kalimantan
Senin, 17 Agustus 2026 19:53
Mampukah Prof. Juni Gultom Membawa Perahu Dayung Kalteng Melaju Kencang ?
Selasa, 1 September 2026 11:37

Berita Terbaru

Bentuk Kepedulian, Yansen Binti Bagikan Ratusan Bingkisan Vitamin 
Kalimantan Tengah Palangka Raya Sabtu, 5 September 2026 15:30
Asap Karhutla Makin Mengancam, Seruyan Siapkan Opsi Belajar Daring
Kalimantan Tengah Pemkab Seruyan Seruyan Jumat, 4 September 2026 23:29
Plasma 20 Persen Belum Tuntas, Pemkab Seruyan Tempuh Jalur Kementerian
Kalimantan Tengah Pemkab Seruyan Seruyan Jumat, 4 September 2026 23:22
Karhutla Kepung Seruyan Raya, Sekolah Didorong Beralih Daring
DPRD Seruyan Kalimantan Tengah Pemkab Gunung Mas Seruyan Jumat, 4 September 2026 17:43
Bupati Seruyan: Komunikasi Publik Bukan Sekadar Publikasi, Media Punya Peran Strategis
Kalimantan Tengah Pemkab Seruyan Seruyan Jumat, 4 September 2026 17:38

You Might Also Like

Pemkab Kotawaringin Timur

Polisi Tangani 16 Kasus Karhutla di Kotim, Puluhan Saksi Diperiksa

Kamis, 3 September 2026 21:24
Pemkab Kotawaringin Timur

Lebih Sebulan Hadapi Karhutla, Pemkab Kotim Periksa Kesehatan Petugas dan Relawan

Kamis, 3 September 2026 21:21
Pemkab Kotawaringin Timur

Terancam Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Dievakuasi dari Kawasan Hutan Sampit

Kamis, 3 September 2026 21:16
Bupati Kotim, Halikinnor, saat meninjau penanganan karhutla yang terjadi di Sampit, Selasa (1/9/2026).
Pemkab Kotawaringin Timur

Kotim Akan Mendapat Bantuan 10 Mobil Tangki Untuk Tangani Karhutla

Kamis, 3 September 2026 21:13
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?