PALANGKA RAYA, katakata.co.id– Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustin Teras Narang, mendukung langkah Gubernur Kalimantan Tengah dalam upaya menata ulang jajaran pemerintah provinsi guna mengoptimalkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
Dalam rapat antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri yang digelar Senin (20/10/2025), dipaparkan bahwa total APBD nasional mencapai Rp1.300 triliun hingga kuartal III tahun 2025. Dari jumlah tersebut, Rp919 triliun bersumber dari Transfer ke Daerah dan Desa (TKDD), sementara sekitar Rp402 triliun berasal dari pendapatan asli daerah.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pada tahun 2024, realisasi pendapatan daerah secara nasional mencapai 97,2 persen. Namun, hingga akhir September 2025, capaian baru sekitar 70,27 persen atau Rp949 triliun dari total Rp1.300 triliun.
“Dalam kinerja peningkatan pendapatan daerah, pemerintah kabupaten dan kota disebut lebih baik dalam merealisasikan peningkatan dibandingkan pemerintah provinsi. Sementara untuk realisasi belanja, baik provinsi, kabupaten, maupun kota, secara umum mengalami penurunan kemampuan merealisasikan,” jelas Teras Narang.
Khusus untuk Provinsi Kalimantan Tengah, lanjut Teras, berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri, realisasi pendapatan daerah masih di bawah target dengan capaian sekitar 57,79 persen, sedangkan realisasi belanja masih di bawah 50 persen.
“Mendorong peningkatan pendapatan daerah dan mengoptimalkan serapan belanja bagi pembangunan daerah merupakan pekerjaan rumah kita bersama yang mesti segera dicarikan solusi. Terlebih agar APBD bisa optimal kinerjanya di sisa akhir tahun 2025 ini,” ujar Bapak Pembangunan Kalteng itu.
Teras juga menegaskan bahwa langkah Gubernur Kalteng dalam melakukan penataan struktur dan kinerja birokrasi perlu mendapat dukungan semua pihak. “Perlu segera dibentuk tim yang andal untuk menuntaskan kerja-kerja di akhir tahun sembari menyiapkan langkah untuk tahun depan yang diprediksi tidak lebih mudah,” ujarnya.
Menurut mantan Gubernur Kalteng dua periode ini, percepatan perbaikan kinerja perangkat daerah sangat penting agar Kementerian Keuangan memiliki dasar kuat untuk mempertimbangkan penambahan alokasi transfer ke daerah pada paruh kedua tahun depan.
“Jika realisasi pendapatan dan belanja bisa membaik di dua kuartal pertama tahun depan, maka kepercayaan pusat terhadap kinerja fiskal daerah juga akan meningkat,” tutup Teras Narang.
Penulis/Editor : Ririen Binti


