SAMPIT, katakata.co.id – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi melaunching Program Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein ikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Kepala Diskan Kotim Ahmad Sarwo Oboi, mengatakan program Budikdamber merupakan inovasi sederhana yang dapat diterapkan oleh masyarakat luas, khususnya di lingkungan rumah tangga dengan keterbatasan lahan.
“Melalui Budikdamber, kita ingin mendorong masyarakat agar mampu memenuhi kebutuhan protein ikan secara mandiri, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.
Ia menmbahkan, pelaksanaan program ini juga dirangkaikan dengan kegiatan festival yang menjadi bukti bahwa tradisi dan inovasi dapat berjalan beriringan untuk menigkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Di sisi lain, festival ini menjadi bukti bahwa tradisi dan inovasi dapat berjalan beriringan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sarwo Oboi.
Sementara itu, Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor yang secara resmi melaunching program tersebut berharap momentum kegiatan ini dapat menjadi sarana interaksi dan silaturahmi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Semoga melalui momentum kegiatan ini dapat menjadi media interaksi dan silaturahmi sehingga melahirkan sinergitas yang positif untuk bersama-sama mengenalkan lebih luas lagi potensi kelautan dan perikanan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur,” ucapnya.
Menurut Bupati, pengenalan potensi sektor kelautan dan perikanan secara lebih luas diharapkan berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha di bidang perikanan.
“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Semoga memberikan manfaat nyata dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Ia menegaskan, Program Budikdamber merupakan salah satu wujud nyata inovasi yang meski sederhana namun memiliki manfaat besar.
“Program Budikdamber adalah inovasi yang sederhana namun penuh manfaat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan ekonomi keluarga,” pungkas Halikinnor.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika


