KUALA PEMBUANG, katakata.co.id – Kenaikan harga cabai menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Seruyan menyusul meningkatnya Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan kedua Oktober 2026 yang tercatat sebesar 1,38 persen.
Berdasarkan data yang dibahas dalam rapat koordinasi, cabai merah memberikan andil sebesar 0,902 terhadap kenaikan IPH. Sementara itu, cabai rawit tercatat memiliki andil sebesar 0,7047 dan menjadi salah satu komoditas yang mengalami fluktuasi harga signifikan.
Perkembangan harga tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Senin (12/10/2026). Pemerintah Kabupaten Seruyan mengikuti rapat melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Iwan Sumantri, dari Ruang Rapat Asisten Setda Seruyan.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah didorong mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Upaya itu juga mencakup dukungan terhadap kebijakan Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri terkait pengelolaan sarana, prasarana, serta tenaga penyuluh pertanian.
Penguatan sektor pertanian dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga pasokan komoditas pangan di pasar. Dengan ketersediaan yang terjaga, tekanan kenaikan harga diharapkan dapat diantisipasi.
Pemkab Seruyan berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat serta memantau perkembangan harga kebutuhan pokok secara berkala. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengurangi dampak fluktuasi harga terhadap daya beli masyarakat.
Penulis/Editor : Ardi


