PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi lokal, bukan sekadar bagi-bagi makanan bagi siswa.
Menurutnya, kebutuhan harian MBG yang mencapai ribuan porsi dengan bahan pokok seperti beras, daging, telur, dan sayuran bisa menjadi peluang bagi petani, peternak, serta pelaku UMKM daerah.
“Kalau seluruh bahan itu dipasok dari lokal, dampak ekonominya sangat besar. Petani terbantu, peternak terbantu, UMKM juga bisa berkembang,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).
Dede menyoroti kenyataan bahwa sebagian besar bahan pangan masih didatangkan dari luar daerah, sehingga dana program tidak berputar optimal di masyarakat.
“Uang yang benar-benar tinggal di sini hanya untuk bayar tenaga masak, sedangkan sekitar 90 persen anggaran justru mengalir keluar,” jelasnya.
Ia mengingatkan, Presiden Prabowo sudah menekankan program MBG harus menjadi instrumen penguatan ekonomi lokal, sehingga pemerintah daerah perlu lebih serius melibatkan pelaku usaha setempat dalam pengadaan bahan pangan.
“Daerah jangan hanya fokus pada penyediaan makanan, akan tapi juga wajib menjalankan visi Presiden agar manfaat program ini dirasakan luas oleh masyarakat,” tegasnya. (pri/red)


