SAMPIT, Katakata.co.id – Bapas Kelas II Sampit terus memperkuat peran pembimbigan Mn melalui keikutsertaan dalam rapat persiapan pengukuhan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) yang digelar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara virtual, Rabu (26/8/2026).
Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB itu diikuti Kepala Bapas Kelas II Sampit, Dannu Priyanto, bersama pejabat struktural dan jajaran staf teknis. Kegiatan berlangsung dari Aula Tengah Bapas Sampit dengan mengikuti agenda secara daring melalui aplikasi Zoom.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari persiapan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebelum pengukuhan Kelayan Binter. Kelompok layanan ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan pembimbingan dan proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan agar semakin efektif di tengah masyarakat.
Keberadaan Kelayan Binter juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara Bapas dan berbagai unsur masyarakat. Dengan keterlibatan tersebut, pembimbingan, pengawasan, pendampingan hingga proses reintegrasi sosial dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkesinambungan.
Kepala Bapas Kelas II Sampit, Dannu Priyanto, menegaskan bahwa penguatan peran masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses reintegrasi Klien Pemasyarakatan.
«“Pembimbingan tidak hanya menjadi tanggung jawab Bapas, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat agar proses reintegrasi klien dapat berjalan dengan baik,” ujar Dannu.»
Menurutnya, Kelayan Binter diharapkan menjadi wadah yang dapat membangun sinergi antara petugas pemasyarakatan dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung Klien Pemasyarakatan untuk kembali menjalani kehidupan secara positif.
Melalui konsep pembimbingan kemasyarakatan berbasis masyarakat tersebut, Bapas Sampit berkomitmen mengambil bagian dalam memperkuat layanan pembimbingan sekaligus mendorong terciptanya reintegrasi sosial yang berkelanjutan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


