PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menyambut positif pelaksanaan Pesona Sabangau Fest 2026 yang digelar di kawasan wisata Air Hitam Kereng Bangkirai.
Menurut Arif, festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi sarana strategis untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
“Pesona Sabangau Fest merupakan kegiatan yang sangat positif. Tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata, pelestarian budaya, dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal,” ujar Arif, Senin (13/7/2026).
Ia menilai kawasan Sabangau memiliki potensi wisata alam dan budaya yang cukup besar untuk dikembangkan. Promosi melalui kegiatan festival dinilai dapat meningkatkan daya tarik wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Arif berharap Pesona Sabangau Fest dapat menjadi agenda rutin dengan konsep yang terus dikembangkan setiap tahunnya. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung secara seremonial, tetapi mampu membangun daya tarik wisata yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan festival juga harus diukur dari dampak yang dirasakan masyarakat. Pemerintah Kota Palangka Raya dinilai perlu memastikan pelaku UMKM, pengrajin, pelaku usaha lokal, hingga sektor jasa pariwisata mendapatkan ruang dan manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan ini. UMKM harus diberi ruang yang lebih luas, sehingga perputaran ekonomi bisa meningkat,” katanya.
Di sisi lain, Arif mengingatkan agar pengembangan pariwisata di kawasan Sabangau tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Sebagai kawasan yang memiliki ekosistem gambut dengan fungsi ekologis penting, pengelolaan destinasi wisata harus dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.
“Kita ingin pariwisata berkembang, tetapi kelestarian lingkungan harus tetap menjadi prioritas. Jangan sampai potensi alam yang menjadi daya tarik justru rusak karena pengelolaannya tidak memperhatikan aspek konservasi,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan pengelola wisata terus diperkuat sehingga pengembangan kawasan Sabangau dapat berjalan seimbang antara peningkatan kunjungan wisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perlindungan lingkungan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


