PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Tengah menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus mempererat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut mengemuka dalam pembukaan Musprov VIII KADIN Kalimantan Tengah yang digelar di Palangka Raya, Jumat (10/7/2026).
Dalam laporan Ketua Umum KADIN Kalimantan Tengah, Rahmat Nasution Hamka menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, anggota, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi menjaga kekompakan organisasi selama masa kepengurusannya.
Menurutnya, kebersamaan yang telah terbangun menjadi modal penting untuk memperkuat peran KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.
“Terima kasih atas kebersamaan yang selama ini telah terjalin. Selanjutnya kami hanya memohon kepada semuanya, kalau memang dilanjutkan dan itu lebih baik, mari kita sama-sama lanjutkan. Kalau memang ada yang lebih baik, kami juga siap untuk menyesuaikan,” ujar Rahmat.
Ia mengatakan, Musprov tidak hanya menjadi forum untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ajang evaluasi organisasi serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan dunia usaha di masa mendatang.
Rahmat menegaskan, semangat persatuan, komunikasi, dan kolaborasi harus terus dipelihara agar KADIN Kalimantan Tengah mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong pertumbuhan dunia usaha, dan memperkuat perekonomian daerah.
“Jadi itulah yang dapat kami sampaikan. Mudah-mudahan setelah seluruh rangkaian kegiatan Musprov ini selesai hingga penutupan nanti, kita semua diberikan kelancaran dan hasil yang terbaik,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Wakil Gubernur Edy Pratowo menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Edy, Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah serta keberagaman budaya yang menjadi modal besar untuk meningkatkan daya saing daerah. Karena itu, potensi tersebut harus dikelola secara optimal melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Karena itu, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha melalui KADIN memiliki peran penting dalam menciptakan investasi yang sehat, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Edy berharap Musprov VIII KADIN Kalimantan Tengah dapat menghasilkan rekomendasi strategis dan kepemimpinan yang mampu memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
“Melalui kolaborasi yang semakin kuat, potensi Kalimantan Tengah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan daerah, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Edy.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


