PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya kembali membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui panen raya 600 kilogram melon orange premium di lahan perkebunan Lapas, Jumat (3/7/2026).
Hasil panen tersebut menjadi wujud nyata optimalisasi lahan produktif sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Melon yang dipanen memiliki kualitas premium dengan bobot rata-rata 2 hingga 4 kilogram per buah, daging berwarna oranye cerah, tekstur lembut, dan cita rasa manis.
Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Hisam, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga peningkatan keterampilan dan kemandirian warga binaan.
“Keberhasilan panen melon orange premium ini menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kemandirian. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Seluruh proses budidaya dilakukan secara intensif dengan melibatkan warga binaan sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen di bawah pendampingan petugas. Melalui program tersebut, warga binaan dibekali pengetahuan dan keterampilan di bidang hortikultura modern sehingga mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas.
Selain mendukung pembinaan, hasil panen juga menjadi bukti pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas yang memberikan nilai ekonomi. Ke depan, program serupa akan terus dikembangkan melalui berbagai komoditas pertanian bernilai tinggi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.
Keberhasilan panen 600 kilogram melon orange premium semakin menegaskan komitmen Lapas Kelas IIA Palangka Raya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan warga binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
Penulis : Wiyandri
Editor: Ardi


