PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menghadiri kegiatan buka puasa bersama warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Palangkaraya, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan tersebut digelar di Aula Rutan Kelas IIA Palangkaraya dan turut dihadiri Kepala Rutan Kelas IIA Palangkaraya, Wayan Arya Budiartawan, jajaran pejabat struktural, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Kota Palangka Raya, para petugas, serta keluarga dan warga binaan.
Dalam sambutannya, Wayan Arya Budiartawan menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, keluarga memiliki peran utama dalam keberhasilan reintegrasi sosial setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya.
“Keluarga adalah kunci utama dalam proses reintegrasi sosial. Kami berharap keluarga dapat menerima kembali anggota keluarganya dengan terbuka setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan dan pembinaan yang diberikan selama ini. Sebagai penanggung jawab Rutan, ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan dan meminta bimbingan dari Kantor Wilayah serta pengertian dari warga binaan dan keluarga.
Sementara itu, dalam sambutannya, I Putu Murdiana menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk bersilaturahmi secara langsung dengan warga binaan dan keluarga dalam suasana Ramadan.
Menurutnya, Safari Ramadan yang dilaksanakan Kanwil Ditjenpas Kalteng bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan terpenuhinya hak-hak dasar warga binaan selama bulan suci Ramadan, seperti pelaksanaan ibadah puasa, sahur, tadarus Al-Qur’an, buka puasa, serta kegiatan kerohanian lainnya.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi kami untuk memastikan hak-hak warga binaan selama Ramadan benar-benar dilaksanakan dengan baik oleh seluruh jajaran pemasyarakatan,” tegasnya.
Ia mengapresiasi jajaran Rutan Kelas IIA Palangkaraya yang telah menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadan dengan menghadirkan keluarga warga binaan sebagai bagian dari upaya memperkuat reintegrasi sosial.
“Kehadiran keluarga hari ini adalah bentuk nyata bahwa warga binaan tidak terputus dari lingkungan sosialnya. Keluarga memiliki tanggung jawab bersama dalam membina dan mengarahkan mereka agar kelak dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan tausiah keagamaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Safari Ramadan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan, warga binaan, dan keluarga dalam mendukung proses pembinaan yang humanis dan berkelanjutan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


