PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah, menilai peningkatan literasi digital harus menjadi gerakan kolektif agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam arus informasi palsu di dunia maya.
“Literasi digital bukan sekadar kemampuan memakai gawai, tapi kesadaran untuk memahami dan menilai kebenaran informasi,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).
Ia menjelaskan, derasnya arus teknologi informasi tanpa disertai kemampuan berpikir kritis membuat masyarakat rentan menjadi korban hoaks.
“Kalau masyarakat hanya menerima tanpa menyaring informasi, maka hoaks akan terus berkembang,” katanya.
Mukarramah menyoroti pentingnya peran pemerintah dan lembaga pendidikan dalam memperluas edukasi literasi digital di berbagai lapisan masyarakat.
“Pemerintah harus aktif mengadakan pelatihan agar masyarakat bisa lebih cerdas dan kritis dalam bermedia digital,” tegasnya.
Ia juga menilai komunitas dan organisasi masyarakat dapat menjadi motor penggerak untuk menanamkan kebiasaan memverifikasi berita sebelum dibagikan.
“Langkah kecil seperti mengecek sumber berita sudah sangat membantu menekan penyebaran hoaks,” tuturnya.
Mukarramah menambahkan, literasi digital yang kuat akan menciptakan ruang informasi yang sehat dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
“Kalau semua bijak menggunakan teknologi, maka media digital bisa jadi sarana kemajuan, bukan sumber perpecahan,” pungkasnya. (pri/red)


