SAMPIT,katakata.co.id- Sejumlah nelayan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan dengan penemuan mayat pria mengapung di laut perairan pantai ujung pandaran, Jumat (10/10/2025).
Belakangan diketahui, jasad tersebut merupakan korban kapal tenggelam yang terjadi beberapa hari lalu.
Kepala BPBD Kotim,Multazam mengatakan, Para nelayan kemudian membungkus jasad tersebut menggunakan terpal dan mengevakuasinya ke daratan. Jasad itu ditemukan sekitar 2,3 mil dari bibir pantai ujung pandaran dengan kondisi tubuh sudah membengkak akibat lama terendam air laut.
“Selanjutnya jasad dievakuasi ke rumah sakit umum daerah dokter murjani sampit untuk keperluan visum,” Katanya.
Dari hasil penyelidikan polisi diketahui korban bernama Pujianto. ia merupakan anak buah kapal kayu jenis tugboat yang tenggelam di perairan pagatan kabupaten katingan pada selasa (7/10/2025).
“Korban ditemukan sekitar 28 mil dari lokasi kapal tenggelam,” Ujarnya.
KBO Ditpolair Polda Kalteng, Kompol Masharsono menerangkan, Kapal tersebut ditumpangi empat orang, masing-masing bernama pujianto,cahyo,agus dan ode zulfikar sebagai nahkoda.
“Dalam insiden akibat kebocoran kapal itu, oda zulfikar berhasil diselamatkan setelah ditemukan mengapung di laut oleh nelayan,” Jelasnya.
Pada hari yang sama kembali ditemukan korban lain bernama agus pada sore hari. Korban ditemukan di pesisir pantai kalap sekitar 500 meter dari titik penemuan korban pertama.
“Hingga saat ini tim sar gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban lain bernama cahyo yang belum ditemukan,”tegasnya. (bah/red)


