PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalteng, Bryan Iskandar, mendorong pemerataan sarana pendidikan hingga wilayah pelosok perdesaan untuk menjamin setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.
Ia mengungkapkan bahwa masih banyak sekolah di wilayah pelosok yang belum memiliki fasilitas memadai, baik dari segi bangunan, ruang kelas, perlengkapan belajar, maupun ketersediaan tenaga pengajar, sehingga menciptakan ketimpangan yang sangat kontras jika dibandingkan dengan sekolah di wilayah perkotaan.
“Setiap anak berhak atas pendidikan yang layak, tanpa terkecuali. Ketimpangan fasilitas tak boleh menjadi penghambat bagi anak-anak di daerah terpencil untuk maju,” ucapnya, Kamis (24/7/2025).
Bryan menekankan upaya pemerataan pendidikan tidak cukup hanya dengan membangun sekolah baru, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pembelajaran, seperti pengadaan guru yang profesional, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penyediaan buku dan alat bantu belajar yang memadai.
“Pemerataan pendidikan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana meningkatkan kualitas belajar-mengajar, termasuk guru, teknologi, hingga sarana penunjang lainnya,” ujarnya.
Dirinya juga berkomitmen untuk mengawal anggaran pendidikan melalui APBD provinsi maupun sinergitas dengan pemerintah pusat, agar percepatan pemerataan fasilitas sekolah benar-benar bisa terealisasi.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Ketika kita membangun pendidikan, berarti kita sedang menyiapkan generasi yang akan membawa Kalteng lebih maju,” tutupnya. (pri/red)


