KUALA KAPUAS,katakata.co.id- Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, meminta kepengurusan Pengelola Masjid Agung Al-Mukkaram Amanah dan Pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) setempat, dapat bekerja lebih baik lagi dan meningkatkan nilai-nilai kebersamaan.
“Semoga kepercayaan dan amanat ini kepada seluruh pengurus bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan rasa tanggung jawab,” kata Bupati Wiyatno, di Kuala Kapuas, Minggu (20/4/2025).
Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di kabupaten setempat, saat memberikan sambutan pada pelantikan kepengurusan Pengelola Masjid Agung Al-Mukkaram Amanah dan PHBI Kabupaten Kapuas, priode 2025-2028, bertempat di Hall Rumah jabatan (Rujab) Bupati Kapuas.
Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalteng ini, juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus yang mengakhiri masa kepengurusannya dengan baik dalam mededikasikan peran serta pengabdiannya selama ini.
“Semoga kita tetap bersatu memberikan eksetensi dalam memberikan pelayanan kepada umat,” harapnya.
Sementara kegiatan pelantikan yang berlangsung Hall Rumah jabatan (Rujab) Bupati Kapuas pagi itu, kepengurusan Pengelola Masjid Agung Al-Mukkaram Amanah Kuala Kapuas, diketuai oleh Muhammad Wiyatno, Ketua Harian, Hamidhan, Sekretaris, Samsul Bahri, dan Bendahara, Sutrisno.
Kemudian untuk kepengurusan PHBI Kabupaten Kapuas, diketuai oleh Saferaniansyah, Sekretaris Mujiono dan Bendaha Pahriati.
Saferaniansyah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, ulama serta masyarakat yang mempercayakan dirinya untuk memimpin PHBI tersebut.
“Dengan diberikan amanah ini, saya berharap kepengurusan PHBI akan lebih baik lagi kedepan. Yang pastinya kami akan terus melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah setiap kegiatan keagamaan di Kabupaten Kapuas,” harapnya.
Pria yang akrab disapa haji Birin ini, juga berharap dukungan dari semua pihak terutama dari jajaran pengurus untuk sama-sama membangun organisasi keagamaan ini kea rah yang lebih baik lagi.
“Tentunya kebersamaan harus tetap diperkuat, sehingga roda organisasi berjalan baik. Saya tidak bisa bekerja sendiri, tanpa dukungan dari kawan-kawan pengurus PHBI,” tutur Saferaniansyah. (ard/red)


