Palangka Raya, katakata.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat validasi data penerima program Kartu Huma Betang Sejahtera guna memastikan bantuan tersalurkan secara tepat dan adil.
Program prioritas yang diinisiasi Gubernur Agustiar Sabran tersebut saat ini tengah dalam tahap evaluasi menyeluruh. Hasil sementara menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian data penerima manfaat di lapangan.
Hal itu disampaikan Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana, dalam pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang, Jumat (17/4/2026).
Ia menyebutkan, sekitar 40 persen data penerima masih perlu diperbaiki karena belum sepenuhnya mencerminkan kondisi masyarakat yang berhak menerima bantuan.
“Kami terus melakukan penyisiran dan pencocokan data agar program ini benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, pemerintah daerah mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan akurasi pendataan, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.
Di sisi lain, Pemprov Kalteng memastikan program Kartu Huma Betang Sejahtera tetap berjalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Upaya perbaikan justru difokuskan pada peningkatan kualitas pelaksanaan program.
Tidak hanya itu, pemerintah juga membuka peluang penambahan jumlah penerima manfaat sebagai bagian dari perluasan jangkauan bantuan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Rangga menambahkan, keterlibatan berbagai pihak, termasuk insan pers, menjadi bagian penting dalam mengawal transparansi program agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan salah satu program strategis Pemprov Kalimantan Tengah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


