PALANGKA RAYA, katakata.co.id- Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah harus tetap mengedepankan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, langkah penghematan tidak boleh mengurangi efektivitas layanan publik yang menjadi kebutuhan utama warga.
Syaufwan mengatakan, berbagai upaya efisiensi, termasuk penerapan Work From Home (WFH) dan pengurangan penggunaan energi di lingkungan perkantoran, perlu dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan manfaat yang diperoleh benar-benar sebanding dengan tujuan penghematan anggaran.
“Prinsipnya kami mendukung upaya efisiensi anggaran, tetapi jangan sampai mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan publik harus tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menilai, pemerintah daerah perlu melakukan kajian berbasis data terhadap setiap kebijakan efisiensi yang diterapkan, termasuk penghematan penggunaan listrik maupun biaya operasional kantor. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengetahui sejauh mana kebijakan yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Menurutnya, hasil evaluasi dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan yang lebih efektif, sehingga efisiensi tidak hanya berorientasi pada pengurangan belanja, tetapi juga mampu mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
“Yang terpenting adalah bagaimana anggaran dapat digunakan secara lebih efektif tanpa mengurangi kinerja aparatur maupun pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Syaufwan berharap Pemerintah Kota Palangka Raya tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan penghematan anggaran. Dengan demikian, tujuan efisiensi dapat tercapai tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik yang menjadi hak masyarakat.
Penulis : Wiyandri
EDitor : ARdi


