PALANGKA RAYA,katakata.co.id– Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah kembali memperkuat sistem pengamanan melalui razia di seluruh blok hunian, Selasa (29/9/2026).
Razia tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini. Petugas menyisir setiap area blok hunian secara menyeluruh, termasuk memeriksa lingkungan serta barang-barang yang berada di dalam kamar hunian.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pengawasan rutin, tetapi juga merupakan upaya deteksi dini guna memastikan situasi di dalam Rutan tetap aman, tertib, dan kondusif. Kondisi tersebut dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan program pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Aditya Jatari, mengatakan razia dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari strategi pencegahan terhadap berbagai kemungkinan gangguan keamanan.
“Razia bukan semata-mata mencari pelanggaran, tetapi bagaimana kita memastikan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sedini mungkin. Dengan pengawasan yang dilakukan secara rutin dan menyeluruh, kami ingin menciptakan lingkungan Rutan yang aman sehingga proses pembinaan dapat berjalan dengan baik,” ujar Aditya.
Dalam pelaksanaannya, jajaran Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Sinergi ini menjadi bagian dari penguatan pengawasan sekaligus memastikan pelaksanaan razia berlangsung secara terarah dan sesuai dengan tujuan pengamanan pemasyarakatan.
Rutan Palangka Raya menilai pengamanan tidak hanya dilakukan ketika terjadi gangguan, tetapi harus dibangun melalui langkah pencegahan yang berkesinambungan. Karena itu, pemeriksaan di seluruh blok hunian menjadi salah satu upaya untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIA Palangka Raya berkomitmen menjaga lingkungan hunian tetap aman dan kondusif. Penguatan deteksi dini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga proses pembinaan WBP dapat berlangsung dalam situasi yang tertib dan mendukung reintegrasi sosial.
Penulis: Wiyandri
Editor : Ardi


