PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui sosialisasi bahaya narkoba dan penguatan komitmen iman bersama pemuda dan remaja GBI Bahtera Allah, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang digelar di GBI Bahtera Allah, Jalan Samudin Aman VI , Kota Palangka Raya, tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran pemuda dan remaja gereja agar menjauhi narkoba, pergaulan bebas serta berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Momentum ini merupakan bentuk komitmen bersama GDAN dan GBI Bahtera Allah dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba melalui edukasi, penguatan iman dan pembentukan karakter.

Ketua Umum GDAN yang juga Evangelis, Sadagori Henoch Binti atau Ririen Binti, dalam penyampaiannya menekankan bahwa narkoba tidak hanya dapat merusak kesehatan dan kehidupan sosial, tetapi juga dapat menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai kehidupan dan iman kepada Tuhan.
Ririen mengajak para pemuda dan remaja untuk menjaga diri serta menjadikan iman kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai kekuatan dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak mencoba alkohol maupun zat-zat berbahaya lainnya, karena sesuatu yang awalnya dianggap sebagai coba-coba dapat membawa seseorang pada ketergantungan dan kehancuran.

Pesan tersebut juga dikuatkan dengan nas 1 Korintus 6:19-20 yang mengingatkan bahwa tubuh manusia adalah bait Roh Kudus dan karena itu harus dijaga serta dipergunakan untuk memuliakan Allah.
«“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu.”»
Menurut Ririen, pesan tersebut menjadi pengingat bagi generasi muda agar tidak merusak tubuh dan kehidupan yang telah dipercayakan Tuhan.
Ia menegaskan bahwa menjaga diri dari narkoba dan berbagai perilaku negatif bukan hanya menyangkut masa depan, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen iman kepada Tuhan.
“Ini komitmen iman, karena saya menyadari saya bisa seperti ini karena pertolongan Tuhan. Maka bagi saya, wajib hukumnya untuk terus mewartakan Injil,” ujarnya.
Ririen juga mengajak para pemuda untuk terus mencari Tuhan dengan sukacita, memperkuat kehidupan doa dan menjaga pergaulan.
Ia mengingatkan bahwa ketika generasi muda menempatkan Tuhan sebagai dasar kehidupan, mereka memiliki pegangan untuk menghadapi berbagai tantangan dan tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi GDAN dan GBI Bahtera Allah untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, sekaligus menanamkan kesadaran bahwa menjaga tubuh, kehidupan dan masa depan merupakan bagian dari tanggung jawab iman.
Penulis : Wiyandri
Editan : Ardi


