KASONGAN, katakata.co.id – Kualitas udara di Kota Kasongan dan sekitarnya menunjukkan perbaikan setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, kondisi udara masih berada dalam kategori tidak sehat sehingga masyarakat diminta tetap waspada.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan, Yobie Sandra, mengatakan perbaikan kualitas udara tersebut berdasarkan hasil pemantauan Air Quality Monitoring System (AQMS). Turunnya hujan juga berdampak pada berkurangnya titik panas atau hotspot secara drastis.
“Kondisi sampai saat ini udara semakin membaik. Berdasarkan data AQMS, kualitas udara membaik sejalan dengan hujan yang sudah mulai turun lebat di Kota Kasongan dan sekitarnya, sehingga titik api berkurang drastis,” ujar Yobie saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).
Walaupun menunjukkan tren positif, Yobie menyebut kualitas udara masih belum aman bagi kesehatan. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada 2 November 2026, nilainya tercatat 168 atau masih masuk kategori tidak sehat.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau asma.
Karena itu, Yobie mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika kondisi udara kurang baik. Warga juga diminta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah, memperbanyak minum air putih, dan lebih waspada apabila memiliki riwayat penyakit pernapasan.
“Kalau tidak ada keperluan mendesak di luar, sebaiknya di dalam rumah saja dulu,” imbaunya.
DLH Katingan bersama tim terkait akan terus memantau perkembangan kualitas udara secara berkala serta berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Yobie berharap hujan terus mengguyur wilayah Katingan sehingga kualitas udara kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


