PALANGKA RAYA,katakata.co.id- Pada hari bersejarah ini, 17 Agustus, bangsa Indonesia kembali mengenang detik-detik proklamasi kemerdekaan. Sebuah tonggak yang menegaskan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang ditempa dengan darah, air mata, dan pengorbanan.
“Hari ini, Perkumpulan Penyang Tambun Bungai Nusantara (PTBN) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan semangat kemerdekaan itu menuju cita-cita besar: Indonesia Emas 2045 — seratus tahun usia republik,” Kata Ketua PTBN, Dr Ari Yunus Hendrawan.
Ia meyakini, Indonesia Emas hanya dapat diwujudkan jika bangsa ini berani melakukan perubahan mendasar dengan empat pijakan utama:
1.Riset, untuk melahirkan ilmu pengetahuan dan inovasi sebagai fondasi pembangunan.
2.Teknologi, untuk mempercepat transformasi menuju kemandirian bangsa di tengah persaingan global.
3.Anti Korupsi, untuk membersihkan negeri dari praktik yang merusak moral, keadilan, dan kesejahteraan rakyat.
4.Advokasi Adat Dayak, sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas, hak-hak masyarakat adat, dan penjaga kelestarian bumi nusantara.
“Kami percaya, jalan menuju Indonesia Emas 2045 bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga pembangunan karakter bangsa: jujur, berani, dan berdaulat,” ujarnya.
Karena itu, PTBN menyerukan: “Jika yang benar diam, maka orang jahatlah yang merajalela.” Saatnya yang benar bersuara, saatnya yang jujur memimpin, saatnya kita semua bergerak bersama.
“Bersatu, kita wujudkan Indonesia yang maju, adil, dan bermartabat di tahun 2045,” tuturnya. (ard/red)


