KUALA KAPUAS, katakata.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Wahyono, mengapresiasi alokasi anggaran Rp7 miliar pada 2026 untuk peningkatan jalan lingkungan di tiga desa di Kecamatan Bataguh.
Tiga desa tersebut yakni Desa Terusan Karya, Terusan Mulia, dan Terusan Makmur. Menurut Wahyono, anggaran tersebut menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
“Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan,” kata Wahyono di Kuala Kapuas, Sabtu (18/7/2026).
Legislator PDI Perjuangan itu menyampaikan apresiasi setelah turut meninjau kondisi jalan lingkungan di tiga desa tersebut bersama Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno dan jajaran.
Wahyono mengatakan, peningkatan jalan dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan akses menuju fasilitas kesehatan serta pelayanan publik.
Ia menyebut kondisi sejumlah ruas jalan masih membutuhkan perhatian karena turut memengaruhi kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas masyarakat menuju pusat pelayanan.
Wakil rakyat dari Dapil Kapuas V tersebut menilai alokasi anggaran itu penting untuk mendukung konektivitas sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Bataguh.
“Dengan adanya peningkatan jalan lingkungan, diharapkan roda perekonomian masyarakat semakin bergerak dan kesejahteraan warga dapat meningkat secara bertahap,” ujarnya.
Wahyono juga mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai rencana, transparan, dan mengutamakan kualitas.
Menurutnya, pengawasan bersama diperlukan agar pembangunan yang menggunakan anggaran daerah tersebut dapat memberikan manfaat optimal dan bertahan dalam jangka panjang.
“Dukungan DPRD akan terus diberikan terhadap program-program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Kami berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin kuat untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan,” demikian Wahyono.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


