PALANGKA RAYA, katakata.co.id – DPRD Kalimantan Tengah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng tidak mengurangi dukungan anggaran untuk penanggulangan bencana dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.
Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi I sekaligus Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering, seiring meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah.
Freddy menilai kesiapan anggaran menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan penanganan bencana berjalan cepat. Karena itu, pos belanja yang berkaitan dengan penanggulangan bencana perlu mendapat perhatian khusus dalam pembahasan perubahan anggaran.
“Dalam pembahasan KUPA-PPAS 2026, diminta agar sedapat mungkin besarannya tidak jauh dari pagu anggaran murni 2026, yaitu sebesar Rp70 miliar,” ujar Freddy Ering, Minggu (23/8/2026).
Menurutnya, anggaran tersebut harus mampu menopang kebutuhan penanganan bencana, termasuk penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di lapangan. Jangan sampai persoalan keterbatasan anggaran justru menjadi hambatan ketika terjadi peningkatan bencana.
Selain belanja tidak terduga (BTT), Freddy juga meminta agar perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi berkaitan langsung dengan penanggulangan bencana tetap mendapatkan dukungan anggaran yang memadai.
Ia mengingatkan bahwa karhutla memiliki dampak luas. Selain mengancam lingkungan, kabut asap dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, mobilitas warga serta operasional transportasi.
Karena itu, menurut Freddy, dukungan pemerintah pusat memang tetap dibutuhkan, terutama untuk penguatan sarana dan pembiayaan. Namun, Pemprov Kalteng juga harus memiliki kesiapan anggaran dari daerah sendiri.
“Dengan demikian, persoalan sarana dan anggaran tidak menjadi kendala dalam rangka penanggulangan bencana,” tegasnya.
Freddy berharap pembahasan APBD Perubahan 2026 dapat memastikan kebutuhan penanggulangan bencana tetap menjadi salah satu prioritas, terutama menghadapi ancaman karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalteng.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


