TUMBANG SANAMANG, katakata.co.id – Sebanyak 33 kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran Pasar Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu, menerima bantuan dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskop UKM Dag) Kabupaten Katingan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala Diskop UKM Dag Katingan, Yodihel, bersama unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, kelurahan, dan tokoh masyarakat setempat, Jumat (30/10/2026).
Yodihel mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Tumbang Sanamang ini. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan kita sebagai keluarga besar Kabupaten Katingan,” ujarnya saat dihubungi, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, penerima bantuan merupakan pedagang dan warga yang lapaknya terdampak kebakaran. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan sejumlah kebutuhan mendesak untuk membantu meringankan beban korban setelah kehilangan tempat usaha maupun sumber penghidupan.
Yodihel berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban sekaligus memberikan semangat untuk bangkit kembali. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait untuk melakukan pendataan lanjutan terhadap kerugian pedagang.
“Kita akan coba bantu dari sisi pemulihan ekonomi para pedagang UKM kita yang terdampak. Pasar adalah urat nadi ekonomi masyarakat, jadi harus segera kita pulihkan bersama,” tegasnya.
Salah seorang warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Diskop UKM Dag atas perhatian yang diberikan kepada para korban.
“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Pak Kadis dan Pemkab Katingan yang sudah peduli dengan kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang kehilangan mata pencaharian akibat kebakaran kemarin,” ungkapnya.
Kebakaran Pasar Tumbang Sanamang sebelumnya menghanguskan puluhan lapak pedagang dan mengakibatkan kerugian materi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut sempat mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


