KATINGAN, katakata.co.id – Bupati Katingan, Saiful, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Jembatan Katingan sebagai salah satu aset negara yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat.
Menurut Saiful, keberadaan Jembatan Katingan bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi juga menjadi urat nadi yang mendukung kelancaran berbagai aktivitas masyarakat di Kabupaten Katingan.
Hal tersebut disampaikannya, Sabtu (7/11/2026). Ia menegaskan, menjaga jembatan merupakan tanggung jawab bersama agar keberadaannya tetap terpelihara dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Jembatan Katingan adalah aset negara yang sangat berharga, sehingga harus dijaga oleh siapa pun yang ada di Kabupaten Katingan,” ujar Saiful.
Ia mengingatkan, apabila keberadaan jembatan mengalami gangguan atau kerusakan, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat karena berbagai aktivitas dan urusan dapat ikut terhambat.
Karena itu, Saiful secara khusus meminta masyarakat yang masih melakukan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di sekitar jembatan agar segera menghentikan kegiatan tersebut.
“Jadi saudara-saudaraku yang melaksanakan aktivitas PETI di sekitarnya, tolong segera hentikan,” pintanya.
Saiful menambahkan, Kabupaten Katingan memiliki wilayah yang luas, mencapai 20.380 kilometer persegi. Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak infrastruktur penting bagi kepentingan bersama.
“Katingan ini sangat luas, yaitu 20.380 km². Jadi, janganlah merusak sesuatu yang sangat penting bagi Kabupaten Katingan,” tutupnya.
Penulis : Hairul
Editor : Ardi


