SAMPIT, katakata.co.id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit memperkuat dukungan terhadap program Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui pelaksanaan asesmen terhadap WBP di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sampit, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut melibatkan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Kelas II Sampit bersama jajaran Lapas Sampit, termasuk Kasubsi Registrasi beserta jajaran dan tenaga kesehatan.
Dari 46 WBP yang sebelumnya direncanakan mengikuti asesmen, sebanyak 42 WBP berhasil menjalani proses tersebut. Mereka terdiri atas 40 WBP laki-laki dan dua WBP perempuan.
Sementara empat WBP lainnya tidak mengikuti asesmen karena memiliki kondisi dan status yang memerlukan penanganan berbeda. Rinciannya, satu WBP mengalami TBC, dua WBP berstatus Register F, serta satu WBP merupakan lanjut usia.
Asesmen dilakukan untuk menggali informasi dan mengetahui kondisi serta kebutuhan masing-masing WBP. Data tersebut nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mendukung pelaksanaan pembinaan dan menentukan langkah yang sesuai bagi WBP.
“Melalui asesmen ini, kami berupaya memperoleh gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan WBP sehingga proses pembinaan dapat diberikan secara lebih terarah,” ujar salah satu Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas II Sampit.
Selain melakukan asesmen, PK juga memberikan motivasi kepada WBP agar dapat mengembangkan minat dan bakat melalui berbagai aktivitas yang bersifat positif dan bermanfaat.
“WBP kami dorong untuk tetap mengembangkan potensi yang dimiliki. Harapannya, selama menjalani pembinaan mereka dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan memiliki bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” lanjutnya.
Pendekatan tersebut dinilai penting dalam mendukung proses pembinaan sekaligus mempersiapkan WBP menghadapi tahapan reintegrasi sosial. Sinergi antara Bapas dan Lapas menjadi bagian penting agar program pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan.
Seluruh rangkaian asesmen berlangsung aman, tertib dan lancar. Hasil pelaksanaan kegiatan selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan tersebut, Bapas Kelas II Sampit kembali menegaskan perannya dalam mendukung pembinaan WBP, tidak hanya melalui proses asesmen, tetapi juga dengan memberikan pendampingan dan motivasi agar WBP mampu membangun potensi positif sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


