SAMPIT, katakata.co.id – Tren olahraga lari yang kian digemari masyarakat kini menular ke kalangan pelajar. Hal tersebut terlihat dari tingginya antusiasme peserta dalam lomba lari sejauh dua kilometer yang digelar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Mentawa Baru Hilir, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Lomba lari tersebut digelar untuk mengisi jeda waktu menjelang pembagian rapor. Sebelum perlombaan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti senam bersama di halaman sekolah sebagai pemanasan.
Saat bendera start dikibarkan, para peserta serentak melaju menempuh lintasan dua kilometer. Di sepanjang lintasan, wajah lelah bercampur tawa terlihat jelas. Ada peserta yang mampu mempertahankan kecepatan hingga garis akhir, namun tak sedikit pula yang mulai memperlambat langkah.
Kegiatan ini diikuti sekitar 180 peserta yang merupakan pelajar dari tujuh sekolah dasar yang tergabung dalam Gugus Betang Ilmu. Jumlah tersebut melampaui target awal panitia yang hanya menargetkan 150 peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, Lubis Fansuri, mengatakan lomba lari dipilih karena olahraga ini tengah menjadi tren di masyarakat dan turut memengaruhi minat anak-anak untuk ikut berpartisipasi. Menurutnya, tingginya animo peserta menunjukkan bahwa olahraga lari mulai diminati sejak usia dini.
Lomba lari ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menjaga kesehatan dan kebugaran siswa. Kondisi fisik yang sehat dinilai penting agar anak-anak lebih siap mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala SDN 1 Mentawa Baru Hilir, Halimah Tusadiyah, serta Pengawas Pembina, Sugiman. Keduanya menilai kegiatan ini mampu mendorong gaya hidup sehat sekaligus menanamkan nilai sportivitas kepada siswa sejak dini.
Meski jarak tempuh cukup menguras tenaga, semangat para peserta tidak surut. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan perlombaan, meskipun sebagian harus mencapai garis finis dengan berjalan kaki.
Melihat tingginya minat peserta, pihak sekolah berencana menjadikan lomba lari ini sebagai agenda rutin tahunan. Ke depan, jumlah peserta akan ditingkatkan dan kegiatan direncanakan dibuka hingga tingkat kecamatan dengan melibatkan sekitar 48 sekolah.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


