PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Berdasarkan kajian terbaru yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Provinsi Kalimantan Tengah, bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten dan Kota, terungkap bahwa minat baca serta tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan di wilayah Kalimantan Tengah masih tergolong rendah.
Dalam acara penutupan bimbingan teknis (bimtek) yang bertajuk “Peningkatan Produktivitas, Inovasi, dan Kreativitas serta Kolaborasi untuk Tenaga Perpustakaan”, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispursip Provinsi Kalteng, Arthur Mukkun, SE, M.Si, menyampaikan bahwa sekitar 70% aktivitas membaca masyarakat Kalimantan Tengah dilakukan di rumah. Hanya 18% masyarakat yang tercatat melakukan kegiatan membaca di Perpustakaan Umum Daerah yang tersebar di 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
“Situasi ini menunjukkan perlunya inovasi dan kreativitas dari Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, untuk mendukung penyelenggaraan perpustakaan. Kami perlu mendorong organisasi untuk membudayakan gemar membaca sekaligus mendukung pelaksanaan kearsipan di Kalimantan Tengah,” ujar Arthur pada Selasa (6/8/2024) di Aula STAIN Palangka Raya.
Arthur menekankan pentingnya peran ASN dalam meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah Provinsi dalam penyelenggaraan perpustakaan dan kearsipan guna mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
“Saya berharap, keaktifan dari semua ASN pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis kali ini dapat mewujudkan cita-cita kita bersama, yaitu Provinsi Kalimantan Tengah yang bermartabat, elok, religius, kuat, amanah, dan harmonis,” pungkasnya. (red)


