PALANGKA RAYA,katakata.co.id– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, dua penghargaan berhasil diraih sekaligus melalui sektor pelestarian kebudayaan dan pengembangan pendidikan berbasis teknologi digital.
Dua apresiasi tersebut masing-masing adalah Anugerah Kebudayaan Indonesia Tahun 2026 dan penghargaan Digital Learning Innovation Excellence dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menyambut positif pencapaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kekayaan budaya sekaligus mendorong pemerataan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi.
“Alhamdulillah, puji Tuhan. Akhirnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berhasil memperoleh penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia Tahun 2026 yang diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan kepada Pemprov Kalteng,” kata Edy Pratowo.
Menurutnya, penghargaan di bidang kebudayaan tersebut memiliki nilai tersendiri karena tidak seluruh pemerintah provinsi berhasil mendapatkannya. Dari 38 provinsi di Indonesia, hanya empat daerah yang terpilih menerima penghargaan tersebut.
Selain Kalteng, tiga provinsi lainnya adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Utara. Penghargaan untuk Kalteng diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Linae Victoria Aden.
Edy juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam mendukung kemajuan kebudayaan di Bumi Tambun Bungai.
“Terima kasih atas dukungan dan perhatian luar biasa selama ini sehingga kita bisa mencapai prestasi tersebut,” ungkapnya.
Tidak hanya melalui sektor kebudayaan, prestasi Pemprov Kalteng juga terlihat dalam pengembangan pendidikan digital. Pada ajang CNN Indonesia Awards 2026 yang digelar di Hotel JW Marriott, Jakarta, Jumat (6/11/2026), Pemprov Kalteng memperoleh penghargaan Digital Learning Innovation Excellence.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan mengembangkan program Kelas Digital Huma Betang, sebuah inovasi pendidikan yang memanfaatkan teknologi untuk memperluas kesempatan belajar dan meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk bagi peserta didik di kawasan pedalaman.
Dalam kesempatan itu, penghargaan diterima langsung oleh Sekda Kalteng Linae Victoria Aden dari Direktur Transmedia Latif Harnoko. Acara puncak penghargaan tersebut turut dihadiri Chairman CT Corp Chairul Tanjung serta sejumlah tokoh dan pejabat tinggi negara.
Program Kelas Digital Huma Betang menjadi salah satu langkah strategis Pemprov Kalteng dalam mempercepat transformasi pendidikan. Hingga 2026, tercatat sebanyak 443 sekolah jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) di wilayah Kalteng telah terdigitalisasi.
Penerapan program tersebut ditunjang dengan penyediaan papan interaktif digital, jaringan internet berbasis satelit, serta berbagai perangkat teknologi lainnya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan keterbatasan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah pedalaman yang selama ini menghadapi kendala akses terhadap layanan pendidikan berkualitas.
Dengan diraihnya dua penghargaan nasional ini, Pemprov Kalteng diharapkan semakin memperkuat kebijakan dan inovasi pembangunan daerah. Di satu sisi, pelestarian kebudayaan harus terus dijaga sebagai identitas masyarakat, sementara di sisi lain pemanfaatan teknologi pendidikan perlu diperluas agar seluruh peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang setara.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk memastikan berbagai program pembangunan tidak hanya mendapat pengakuan di tingkat nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Penulis: Wiyandri
Editor : Ardi


