JAKARTA, katakata.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan memperkuat pengawasan dan tata kelola penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi melalui digitalisasi penerbitan surat rekomendasi.
Hingga kini, penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi di Kabupaten Seruyan telah menerapkan Aplikasi XStar secara 100 persen.
Penerapan tersebut menjadi salah satu poin yang dibahas dalam Sosialisasi Mekanisme Penerbitan Surat Rekomendasi Pembelian BBM Bersubsidi dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi XStar Tahun 2026 yang dihadiri Wakil Bupati Seruyan H. Supian di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut turut melibatkan perwakilan BPH Migas, PT Pertamina Patra Niaga, perangkat daerah terkait, serta pimpinan dan pengelola SPBU dan SPBN penyalur BBM bersubsidi di Kabupaten Seruyan.
Implementasi XStar melibatkan tujuh perangkat daerah teknis yang berperan sebagai instansi penerbit rekomendasi. Sistem digital ini digunakan untuk penerima BBM bersubsidi dari sejumlah sektor, antara lain perikanan, pertanian, transportasi, pelayanan umum dan usaha mikro.
Melalui sistem tersebut, proses penerbitan rekomendasi tidak hanya diarahkan agar lebih mudah, tetapi juga menghasilkan data yang lebih terintegrasi. Data yang tercatat dapat dimanfaatkan untuk pengawasan, evaluasi dan penyesuaian penyaluran BBM bersubsidi dengan kebutuhan serta peruntukannya.
Wakil Bupati Seruyan H. Supian menekankan agar setiap instansi penerbit rekomendasi lebih teliti dalam melakukan verifikasi dan memasukkan data ke dalam aplikasi.
Menurutnya, setiap rekomendasi harus diterbitkan secara tertib, sesuai ketentuan dan berdasarkan kebutuhan penerima. Keakuratan data dinilai penting karena menjadi bagian dari dasar pengawasan penyaluran BBM bersubsidi.
Selain instansi penerbit, para penyalur BBM bersubsidi juga diminta memberikan pelayanan secara tertib, adil, transparan dan tidak diskriminatif kepada konsumen yang telah memenuhi persyaratan dan memiliki surat rekomendasi.
Koordinasi antara penyalur, instansi penerbit dan pemerintah kecamatan juga perlu diperkuat untuk mengantisipasi apabila terjadi kendala pelayanan maupun ketidaksesuaian data di lapangan.
H. Supian berharap sosialisasi dan pelatihan XStar dapat meningkatkan pemahaman petugas sekaligus memperkuat kemampuan dalam mengoperasikan sistem tersebut.
Dengan penerapan digital secara penuh, Pemkab Seruyan menargetkan pelayanan kepada masyarakat yang berhak memperoleh BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih mudah, cepat dan sesuai ketentuan.
Pemkab Seruyan juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap ketersediaan serta kelancaran distribusi BBM bersubsidi di wilayahnya. Digitalisasi rekomendasi diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun penyaluran BBM bersubsidi yang lebih tertib, transparan dan akuntabel.
Penulis/Editor : Ardi


