MUARA TEWEH, katakata.co.id– Upaya menjaga keandalan pasokan listrik terus dilakukan PT PLN (Persero), khususnya menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN). Salah satunya melalui kegiatan Grebek Right of Way (ROW) pada jalur transmisi Buntok–Muara Teweh.
Kegiatan tersebut dilaksanakan tim pemeliharaan jaringan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Muara Teweh di bawah Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangkaraya. Pemeliharaan berlangsung hingga pekan ketiga Agustus 2026 dengan sasaran utama mengantisipasi potensi gangguan jaringan akibat vegetasi.
Dalam kegiatan itu, PLN menargetkan pemeriksaan dan penanganan terhadap 23 span jaringan transmisi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 span yang memiliki tingkat kerawanan tinggi berhasil dituntaskan, sedangkan span lainnya telah dipastikan berada pada jarak aman operasional.
Pengamanan ROW menjadi penting karena sejumlah titik di sepanjang jalur transmisi memiliki vegetasi yang cukup lebat. Petugas bahkan harus menangani pohon-pohon berukuran besar yang pertumbuhannya telah mendekati atau melebihi batas jarak bebas aman jaringan transmisi.
Kondisi medan yang cukup menantang tidak mengurangi perhatian PLN terhadap aspek keselamatan. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, serta mengedepankan komitmen Zero Accident.
Manager ULTG Muara Teweh, Rossy Yuwana Bastian, mengatakan kegiatan Grebek ROW diprioritaskan pada lokasi yang dinilai memiliki potensi gangguan lebih tinggi.
“Aksi Grebek ROW ini kami fokuskan pada titik-titik krusial dengan tingkat kerapatan vegetasi yang tinggi. Penanganan pohon-pohon besar di medan yang cukup menantang membutuhkan ketelitian agar seluruh pekerjaan dapat dilakukan dengan aman dan efektif,” kata Rossy.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif agar ruang bebas di sekitar jaringan tetap terjaga dan risiko gangguan akibat vegetasi dapat ditekan.
“Melalui langkah preventif ini, kami memastikan ruang bebas di sekitar jaringan tetap terjaga sehingga potensi gangguan akibat vegetasi dapat diminimalkan,” lanjutnya.
Sementara itu, Manager PLN UPT Palangkaraya, Eko Prasetyo, menegaskan bahwa pengamanan ROW merupakan bagian dari pemeliharaan aset transmisi yang berkaitan langsung dengan keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan.
“Menjelang Hari Pelanggan Nasional, kami memastikan dedikasi kepada pelanggan diwujudkan melalui langkah-langkah nyata di lapangan. Pengamanan ROW merupakan salah satu bentuk upaya preventif PLN untuk menjaga aset transmisi tetap dalam kondisi optimal, sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi dan penyaluran listrik kepada pelanggan tetap berlangsung dengan aman dan andal,” ujar Eko.
Ia menambahkan, pemeliharaan jaringan dilakukan secara rutin dan terencana, terutama pada jalur transmisi yang memiliki peran dalam menopang kebutuhan listrik masyarakat di wilayah Buntok, Muara Teweh dan sekitarnya.
Komitmen serupa disampaikan General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan. Menurutnya, momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk dengan memastikan infrastruktur kelistrikan selalu dalam kondisi siap.
“Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi kami bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan insan PLN pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Menjaga keandalan listrik bukan hanya dilakukan ketika gangguan terjadi, tetapi dimulai dari langkah-langkah preventif seperti memastikan jaringan transmisi dalam kondisi aman dan siap beroperasi,” tutur Riko.
Riko juga mengapresiasi para petugas yang tetap bekerja di lapangan untuk memastikan keandalan sistem kelistrikan, termasuk melalui pemeliharaan ruang bebas jaringan transmisi.
“Kami mengapresiasi seluruh insan PLN yang terus bekerja di lapangan untuk menjaga listrik tetap andal bagi pelanggan,” pungkasnya.
Melalui Grebek ROW tersebut, PLN menegaskan langkah preventif sebagai bagian penting dalam menjaga keandalan sistem transmisi. Pengamanan jalur Buntok–Muara Teweh diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan akibat vegetasi sekaligus mendukung tersedianya layanan listrik yang aman, berkesinambungan dan andal bagi masyarakat.
Penulis: Ardi
Editor : Ika


