KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini, Buku “Aku Cinta Budaya Dayak” Diluncurkan
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Pemkab Kotawaringin Timur

Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini, Buku “Aku Cinta Budaya Dayak” Diluncurkan

Jumat, 21 Agustus 2026 17:17
Bagikan
3 Min Read
Bupati Kotim, Halikinnor saat meresmikan peluncuran buku "Aku Cinta Budaya Dayak", yang ditulis Bunda PAUD Kotim, Khairiyah Halikinnor bersama Ketua IGTKI Kotim, Ros Ermawati, Kamis (20/8/2026).
Bagikan

SAMPIT, KATAKATA.CO.ID – Mengenalkan budaya lokal kepada anak tidak harus menunggu mereka beranjak besar. Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pengenalan budaya Dayak kini mulai didorong sejak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui sebuah buku khusus.

Buku berjudul “Aku Cinta Budaya Dayak” tersebut ditulis Bunda PAUD Kotim, Khairiyah Halikinnor bersama Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kotim, Ros Ermawati.

Buku itu resmi diluncurkan dalam kegiatan Gebyar PAUD di salah satu pusat perbelanjaan di Sampit, Kamis (20/8/2026), yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Buku ini dirancang sebagai bahan pembelajaran yang memperkenalkan budaya Dayak, dengan bahasa dan materi yang lebih mudah dipahami anak usia dini.

Bunda PAUD Kotim, Khairiyah Halikinnor mengatakan, gagasan pembuatan buku berawal dari pengamatannya saat mengunjungi sejumlah sekolah PAUD. Ia menemukan masih ada anak-anak yang belum banyak mengenal budaya lokal.

“Awalnya kami beberapa kali meninjau ke sekolah, khususnya di TK-TK. Mereka belum begitu mengenal budaya Dayak. Jadi kami berinisiatif untuk menciptakan buku ini, ‘Aku Cinta Budaya Dayak’,” ujarnya.

Isi buku tidak hanya mengenalkan pakaian adat. Anak-anak juga diajak mengenal salam, makanan khas, rumah betang, sejarah hingga kearifan lokal masyarakat Dayak.

Materinya dikemas melalui berbagai aktivitas yang diharapkan dapat mendorong kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan berpikir dan kemampuan berbahasa anak.

Penggunaan teknologi juga turut dimasukkan dalam buku tersebut. Terdapat QR Code yang dapat diakses untuk mendukung pembelajaran digital, sehingga materi budaya lokal dapat dikenalkan dengan cara yang lebih menarik bagi anak.

Ketua IGTKI Kotim, Ros Ermawati mengatakan, penyusunan buku tersebut membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan. Tim terlebih dahulu menentukan materi utama yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini.

“Jadi kita bersama Bunda PAUD memikirkan dulu ide-ide pokoknya, lalu mengembangkan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini,” jelasnya.

Buku “Aku Cinta Budaya Dayak” selanjutnya direncanakan dibagikan ke sekolah-sekolah TK di Kotim untuk menjadi salah satu referensi dalam pembelajaran budaya lokal.

Bupati Kotim, Halikinnor mengapresiasi penerbitan buku tersebut. Menurutnya, pengenalan budaya Dayak perlu dilakukan sejak anak masih berada pada usia dini agar mereka tidak kehilangan pemahaman terhadap identitas budaya daerahnya.

“Minimal anak-anak mengenal bagaimana itu baju orang Dayak perempuan atau laki-laki, begitu juga adat istiadatnya. Jadi, dari sejak usia dini ini diperkenalkan,” katanya.

Ia berharap buku tersebut dapat membantu menumbuhkan rasa mengenal dan mencintai budaya Dayak di kalangan anak-anak Kotim, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan sosial.

“Terima kasih, apresiasi untuk Bunda PAUD dan Ketua IGTKI Kotim yang menciptakan buku ini. Supaya anak-anak kita minimal mengenal secara dasar, apa itu budaya adat Dayak,” ucap Halikinnor.

 

Editor : Juniardi

 

Editor Katakata Jumat, 21 Agustus 2026 17:17
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Saling Klaim Bukti, Ari Yunus Siap Seret Dugaan Konflik Kepentingan Calon Rektor UPR ke Kejaksaan
Minggu, 26 Juli 2026 16:46
Diduga Jual Nama GDAN, Imar Alias Kacong Akan menghadapi Sidang Adat
Selasa, 11 Agustus 2026 16:19
Bias Layar : Saya Ingatkan Kepada Kepala Daerah Se-Kalteng Hati-Hati Dalam Kelola Keuangan Daerah
Selasa, 18 Agustus 2026 12:06
Diduga Ada Pungli di Pos Polisi Kuala Kapuas, Arus Lalu Lintas Terganggu
Rabu, 29 Juli 2026 17:13
Dugaan Konflik Kepentingan Calon Rektor UPR Dibawa ke Kemdiktisaintek
Kamis, 23 Juli 2026 22:05

Berita Terbaru

Krisis Air Bersih Melanda Pulau Hanaut, Pemkab Kotim Siapkan Distribusi
Pemkab Kotawaringin Timur Jumat, 21 Agustus 2026 17:21
Pemkab Kotim dan Ulama Bersiap Gelar Salat Istisqo di Tengah Kemarau Panjang
Pemkab Kotawaringin Timur Jumat, 21 Agustus 2026 17:12
Luar Biasa! Satgas Lanud Iskandar Padamkan Api di Kawasan Bungur
Kalimantan Tengah Peristiwa Jumat, 21 Agustus 2026 17:12
Kotim Dilanda Kemarau dan Kabut Asap, MUI Ajak Umat Salat Istisqo
Pemkab Kotawaringin Timur Jumat, 21 Agustus 2026 17:06
PWRI Kotim Perkuat Peran Purnabakti dalam Mendukung Pembangunan Daerah
Pemkab Kotawaringin Timur Jumat, 21 Agustus 2026 17:02

You Might Also Like

Pemkab Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih Melanda Pulau Hanaut, Pemkab Kotim Siapkan Distribusi

Jumat, 21 Agustus 2026 17:21
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim dan Ulama Bersiap Gelar Salat Istisqo di Tengah Kemarau Panjang

Jumat, 21 Agustus 2026 17:12
Pemkab Kotawaringin Timur

Kotim Dilanda Kemarau dan Kabut Asap, MUI Ajak Umat Salat Istisqo

Jumat, 21 Agustus 2026 17:06
Pemkab Kotawaringin Timur

PWRI Kotim Perkuat Peran Purnabakti dalam Mendukung Pembangunan Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 17:07
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?