KUALA KAPUAS, katakata.co.id- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, kembali terjadi pada Jumat (17/7/2026). Kali ini karhutla terjadi di Kecamatan Kapuas Timur, dan Desa Basarang KM 4, tepatnya di depan SDN 2 Basarang, yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
“Untuk di Basarang, api membakar lahan dengan luas sekitar 200 meter persegi,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandingan, di Kuala Kapuas.
Sedangkan untuk di Kecamatan Kapuas Timur, BPBD Kapuas, dibantu aparat setempat dan relawan, masih melakukan pemadaman api yang dilaporkan oleh masyarakat terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
BPBD Kapuas mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut, sehingga proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat. Pelaporan dini dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran, terutama di tengah meningkatnya potensi karhutla pada musim kemarau.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api di lingkungan masing-masing. Apabila menemukan indikasi kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada BPBD, aparat desa, maupun instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
BPBD dan unsur relawan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman karhutla. Patroli rutin, pemantauan wilayah rawan, serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat menjadi bagian dari upaya meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kapuas.
Sementara itu, berdasarkan data BPBD Kapuas, mencatat mulai periode 1 Januari hingga 15 Juli 2026, sudah ada 9 kejadian karhutla di wilayah setempat, dengan total luasan area terbakar 18,1 hektare.
“Kejadian karhutla itu, terjadi di tujuh belas kecamatan, dan semuanya tertangani,” demikian Pangeran.
Penulis : Ardi
Editor : Ika


