PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Kebakaran melanda sebuah kandang babi yang berada di belakang rumah warga di Gang Embang 3, Jalan Menteng XII, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu dari aktivitas pembakaran obat nyamuk bakar di sekitar lokasi kejadian.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan kandang babi yang berada di area belakang rumah warga. Kondisi permukiman yang padat dengan jarak antarbangunan yang berdekatan sempat menimbulkan kekhawatiran api akan merembet ke rumah lainnya.
Bahkan, kobaran api sempat menjalar hingga membakar bagian kos-kosan di Gang Embang 4, yang lokasinya berada tidak jauh dari titik awal kebakaran.
Kejadian tersebut membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga terlihat berhamburan keluar rumah dan langsung berupaya membantu proses pemadaman sebelum api semakin meluas. Sementara itu, belasan unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan tampak berjajar mulai dari mulut gang hingga mendekati titik api.
Pemilik rumah sekaligus penghuni, Desni (18), mengatakan dirinya sempat bersiap untuk keluar rumah saat kejadian berlangsung. Ia kemudian mendengar suara mencurigakan dari arah belakang rumah yang merupakan lokasi kandang babi.
“Saya lagi mau keluar, terus dengar suara ribut dari belakang. Pas saya cek, apinya sudah besar,” ujar Desni di lokasi kejadian.
Menurut keterangan Desni, sebelum kebakaran terjadi, adiknya sempat menyalakan obat nyamuk bakar di area belakang rumah, yang juga terdapat karton bekas wadah telur. Di sekitar lokasi juga terdapat sejumlah barang mudah terbakar, termasuk peralatan elektronik seperti kulkas.
Melihat api mulai membesar, Desni segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman darurat agar api tidak menjalar lebih jauh ke bangunan lain.
“Saya langsung minta tolong ke tetangga. Untung cepat dibantu, jadi api tidak sampai masuk ke rumah karena ada tembok pemisah,” katanya.
Beruntung, api berhasil dikendalikan setelah sempat membesar dan membakar bagian atas bangunan kandang, sehingga tidak menimbulkan kerusakan lebih luas di permukiman warga sekitar.
Penulis : Wiyandri
Editor: Ardi


