PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Sosok akademisi perempuan Dayak, Dr. Tari Budayanti Usop, S.T., M.T., resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Palangka Raya periode 2026–2030 di kantor rektorat UPR, Selasa (26/5/2026).
Kehadiran Dr. Tari Budayanti Usop menjadi perhatian dalam proses penjaringan calon pimpinan kampus terbesar di Kalimantan Tengah tersebut. Ia dikenal sebagai dosen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UPR yang aktif dalam bidang akademik, penelitian, pelestarian budaya Dayak, hingga pemberdayaan perempuan.
Dalam perjalanan akademiknya, Dr. Tari memiliki fokus kuat pada kajian arsitektur tradisional Dayak, tata ruang adat, serta pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Sejumlah penelitian dan publikasinya bahkan telah menembus jurnal nasional maupun internasional bereputasi.
Selain aktif sebagai tenaga pendidik, ia juga memiliki pengalaman manajerial di lingkungan kampus, di antaranya pernah menjabat Ketua dan Sekretaris Jurusan Arsitektur UPR periode 2010–2014 serta Kepala Laboratorium Perkembangan Arsitektur dan Arsitektur Tradisional Dayak.
Di luar kampus, Dr. Tari juga dikenal aktif dalam organisasi perempuan Dayak. Saat ini ia menjabat Ketua Lembaga Perempuan Dayak Daerah (LPDD) Kota Palangka Raya periode 2023–2028. Ia kerap terlibat dalam berbagai forum nasional maupun internasional yang membahas budaya, tata ruang, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat adat.
Rekam jejak penelitiannya juga cukup menonjol. Pada 2026–2028, ia dipercaya menjadi Ketua Penelitian BRIN dengan tema digitalisasi arsitektur Dayak sebagai penerapan pengaturan bangunan pada ornamen khas Kalimantan Tengah. Penelitian tersebut memperoleh pendanaan ratusan juta rupiah dan menjadi bagian dari upaya pelestarian identitas budaya lokal melalui pendekatan teknologi dan arsitektur modern.
Tak hanya itu, Dr. Tari juga aktif menulis buku dan karya ilmiah. Beberapa karyanya antara lain Dayak Architectural Heritage: The Diversity of Architecture and Historical Traces (2024), Kota, Sungai, dan Keberlanjutan: Perspektif Arsitektur dan Budaya (2025), hingga buku terbaru Menjaga Ruang Adat, Menjaga Kehidupan (2026).
Kehadiran Dr. Tari Budayanti Usop dalam bursa calon Rektor UPR menambah warna dalam proses pemilihan pimpinan kampus, dengan latar belakang akademik serta kepeduliannya terhadap pelestarian budaya dan pembangunan daerah Kalimantan Tengah.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


