KUALA KAPUAS, katakata.co.id- Berdasarkan pencapaian kinerja pembangunan yang diukir dari indikator-indikator makro pembangunan daerah, realisasi indikator hingga 2025 menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah tahun 2025, sebesar 4,73 persen, dan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 4,88 persen.
“Untuk indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Kapuas tahun 2025, mengalami kenaikan nilai 0,49 poin dari tahun sebelumnya denga nilai indeks 73,47 persen,” kata Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, di Kuala Kapuas, Kamis (26/3/2026).
Hal itu disampaikannya, saat memberikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kapuas Tahun Anggaran 2025 serta Penyampaian 10 buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Kapuas, bertempat di Ruang Paripurna DPRD Kapuas.
Kemudian, lanjutnya, untuk indeks Gini Ratio, yaitu untuk mengukur ketimpangan pengeluaran penduduk Kabupaten Kapuas pada tahun 2025 yaitu sebesar 0, 287 persen.
Selanjutnya produk dimestik regional bruto atau PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) merupakan gambaran tentang perkebangan produksi riil dan di pengaruhi oleh perkembangan atau perubahan harga.
PDRB atas dasar harga berlaku pada tahun 2025 adalah 27 triliun 38 miliar 800 juta rupiah, dan meningkat dari tahun sebelumnya.
PDRB atas dasar konstan (ADHK) menggambarkan pertumbuhan riil perekonomian daerah yang terbatas atau tidak dipengaruhi tingkat kenaikan harga, PDRB Kabupaten Kapuas, ADHK tahun 2025, terjadi kenaikan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 14 triliun 53 miliar rupiah.
“Bila PDRB suatu daerah dibagi dengan jumlah penduduk yang tinggal di daerah itu, maka akan dihasilkan PDRB per kapita. PDRB per kapita atas dasar harga berlaku menunjukkan nilai PDRB per kepala atau per satu orang penduduk. Pada tahun 2025, PDRB per kapita Kabupaten Kapuas, mencapai 62.385,7 ribu rupiah,” jelasnya.
Pada kesempata itu, Wiyatno juga menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan yang telah diraih tidak terlepas dari dukungan DPRD serta seluruh elemen masyarakat.
“Capaian kinerja yang telah diraih tentu masih memiliki berbagai kekurangan. Untuk itu, kami mengharapkan masukan, saran, dan rekomendasi dari DPRD sebagai bahan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” demikian Wiyatno.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika


