PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa pembangunan Stadion Mantikei tidak semata-mata berfokus pada penyediaan infrastruktur olahraga, tetapi juga diarahkan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang memberikan dampak luas bagi daerah.
Menurutnya, stadion ini dirancang sebagai ruang yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menjadi wadah kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan konsep multifungsi, kawasan stadion diharapkan menjadi titik temu berbagai aktivitas, mulai dari olahraga, hiburan, hingga pengembangan usaha lokal.
“Pembangunan Stadion Mantikei bukan hanya tentang membangun sarana olahraga, tetapi tentang membangun pusat aktivitas masyarakat,” ujar Gubernur dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, keberadaan stadion juga akan diintegrasikan dengan area kuliner serta ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar ekonomi rakyat dapat tumbuh seiring dengan berkembangnya sektor olahraga di daerah.
“Stadion ini dirancang menjadi ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus pusat kuliner dan penggerak UMKM lokal, agar ekonomi rakyat ikut tumbuh bersama,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap pembangunan ini mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect), di mana peningkatan aktivitas olahraga akan mendorong perputaran ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat sektor pariwisata dan usaha masyarakat setempat.
Pembangunan Stadion Mantikei sendiri dilaksanakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan fasilitas publik yang representatif dan berdaya guna bagi masyarakat.
Gubernur pun menegaskan visi besar pembangunan tersebut, yakni menghadirkan “Mantikei untuk Kalteng yang lebih maju,” dengan harapan olahraga berkembang, ekonomi bergerak, dan masyarakat semakin sejahtera.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika


