PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi instrumen penting dalam menyerap sekaligus menyusun prioritas kebutuhan masyarakat secara terukur.
Menurut Nenie, forum perencanaan yang digelar berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota tersebut memastikan setiap usulan warga dibahas dan dipilah berdasarkan tingkat urgensi serta kemampuan keuangan daerah.
“Musrenbang menjadi ruang untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan rencana pembangunan pemerintah daerah. Seluruh usulan tentu harus disesuaikan dengan kapasitas anggaran yang tersedia,” ujarnya, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan, pada tahap kecamatan berbagai usulan dari kelurahan dikompilasi dan diprioritaskan sebelum diajukan dalam Musrenbang tingkat kota. Proses berjenjang itu dinilai penting agar perencanaan tidak tumpang tindih serta tetap fokus pada kebutuhan yang bersifat mendesak.
Berdasarkan hasil penjaringan aspirasi, sektor infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan masih mendominasi usulan masyarakat di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya.
“Permintaan masyarakat umumnya berkisar pada perbaikan jalan dan drainase lingkungan, peningkatan fasilitas umum, penguatan layanan kesehatan, serta penambahan sarana dan prasarana pendidikan,” jelasnya.
Nenie menekankan, efektivitas pembangunan sangat ditentukan oleh kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat.
“Perencanaan yang partisipatif akan menghasilkan program yang lebih tepat sasaran. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pembangunan berjalan berkelanjutan,” tutupnya.
Penulis : Nopri
Editor : Zainal


