SAMPIT,katakata.co.id- Warga Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan dengan terjadinya hujan es. Fenomena langka itu terjadi pada jumat (10/10/2025) sore dan langsung ramai menjadi perbincangan di media social.
Dalam video yang beredar, warga tampak memperlihatkan butiran es dengan ukuran yang bervariasi bahkan ada yang mencapai sekitar tiga sentimeter fenomena tak biasa ini mendadak menjadi viral dan mengundang rasa takjub warga.
Prakirawan BMKG Sampit, Rizaldo Raditya Pratama mengatakan, terdeteksi pertumbuhan awan cumulonimbus di wilayah kecamatan cempaga. Ketika fenomena langka itu terjadi awan ini kerap memicu cuaca ekstrem seperti hujan es dan angin kencang.
“Hujan es terjadi akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil dengan suhu panas dan kelembaban udara yang tinggi, butiran es yang terbentuk tidak sempat mencair saat jatuh ke permukaan bumi karena suhu dingin di atmosfer,” ucapnya.

Hujan es umumnya terjadi dalam waktu singkat dan bersifat lokal. masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lainnya seperti hujan lebat,badai petir dan angin kencang yang menyertai pertumbuhan awan cumulonimbus.
“Sementara itu sejak awal oktober kemarin wilayah kotawaringin timur telah memasuki musim hujan. Kami memperkirakan puncak musim hujan akan terjadi pada akhir tahun mendatang,” tegasnya. (bah/red)


