PALANGKA RAYA,katakata.co.id – Pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat menjadi tantangan baru bagi Pemerintah Kota Palangka Raya. Wali Kota Palangka Raya,Fairid Naparin mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan strategi agar program-program pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, pemangkasan anggaran yang cukup signifikan ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih efisien dan selektif dalam menyusun belanja. “Kita harus pintar-pintar menyusun anggaran, melakukan efisiensi belanja operasional, serta memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah dan pengelolaan aset,” ujar Fairid usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Senin (29/9/2025).
Ia menekankan bahwa evaluasi akan dilakukan secara ketat terhadap setiap program. “Program yang tidak fokus, tidak selaras, atau tidak memberi dampak nyata, tidak akan kita setujui. Yang jelas, visi-misi pembangunan tetap harus terlaksana,” tegasnya.
Fairid juga menyebut hasil pembahasan di Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) telah mencatat sejumlah rekomendasi terkait strategi menghadapi pemangkasan anggaran. “Dalam waktu dekat, kita akan melakukan komunikasi bersama pemerintah daerah lain untuk mencari solusi terbaik,” pungkasnya. (dri/red)


