SAMPIT, katakata.co.id – Lahan kosong di sekitar rumah dinilai dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Hal itu menjadi salah satu perhatian Ketua TP-PKK Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Khairiah Halikinnor, saat meninjau kebun PKK di Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Kebun yang berada di halaman Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hulu tersebut, dikelola sebagai bagian dari program kerja Pokja III TP-PKK Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Berbagai tanaman pangan terlihat tumbuh di lahan itu, mulai dari sawi, cabai hingga tomat.
Khairiah mengatakan, kondisi tanaman yang dikembangkan di kebun tersebut cukup baik. Sejumlah tanaman bahkan sudah mendekati waktu panen sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan tempat tinggal.
“Hari ini saya meninjau kebun PKK Mentawa Baru Hulu. Saya lihat di kebun itu ada tanaman sawi, cabai, tomat dan beberapa tanaman lain. Tanamannya subur-subur,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).
Menurut Khairiah, konsep serupa tidak harus diterapkan dalam skala besar. Masyarakat yang memiliki halaman rumah dan belum dimanfaatkan dapat menggunakannya untuk menanam sayuran sederhana yang nantinya bisa dikonsumsi sendiri.
“Kalau ada warga yang halaman rumahnya belum termanfaatkan dengan baik, bisa ditanami sayur-sayuran. Nanti hasilnya bisa dikonsumsi sendiri untuk kebutuhan keluarga,” katanya.
Meski demikian, pengelolaan tanaman di pekarangan membutuhkan perhatian lebih pada musim kemarau. Kondisi cuaca yang kering membuat tanaman membutuhkan pasokan air yang cukup agar dapat bertahan dan tumbuh dengan baik.
Karena itu, Khairiah mendorong agar kebun PKK tidak hanya aktif dalam satu kali masa tanam. Pengelolaan secara berkelanjutan dinilai penting agar pemanfaatan pekarangan benar-benar memberikan manfaat bagi ketahanan pangan keluarga.
Selain meninjau kebun PKK, Khairiah dalam kunjungan tersebut juga membagikan masker kepada masyarakat di depan Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hulu. Pembagian dilakukan sebagai bentuk kepedulian di tengah kabut asap akibat karhutla yang masih terjadi di wilayah Sampit.
Dengan pemanfaatan pekarangan secara konsisten, TP-PKK Kotim berharap masyarakat dapat mulai membangun sumber pangan sederhana dari lingkungan rumah masing-masing sekaligus mengoptimalkan lahan yang selama ini belum digunakan.
Editor : Juniardi


