KUALA KURUN,katakata.co.id– Sebanyak 55 pelajar terpilih di Kabupaten Gunung Mas mulai menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) sebagai calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk bertugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang dikemas dalam program karantina atau “Desa Bahagia” tersebut resmi dimulai pada Rabu, 5 Agustus 2026, dan akan berlangsung selama 14 hari. Pembukaan Pusdiklat dilaksanakan di Aula Hotel Zefanya Kuala Kurun.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setda Gumas, Ruby Haris, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar latihan baris-berbaris. Para peserta juga dipersiapkan agar memiliki karakter, kedisiplinan serta semangat kebangsaan.
“Calon anggota Paskibraka yang mengikuti Pusdiklat atau Desa Bahagia ini didesain bukan untuk menyiksa atau membebani. Namun untuk membentuk kedisiplinan, memupuk rasa persaudaraan, mempertebal wawasan kebangsaan dan cinta tanah air,” ujar Richard dalam sambutannya yang dibacakan Ruby Haris, Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurutnya, tugas para calon anggota Paskibraka semakin dekat. Karena itu, seluruh peserta diminta memanfaatkan masa pelatihan dengan sebaik-baiknya dan menjalankan setiap arahan yang diberikan oleh pelatih maupun pendamping.
“Kesuksesan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih sangat ditentukan dari apa yang para calon anggota Paskibraka lakukan selama menjalani proses pelatihan ini,” kata Ruby.
Ia juga mengingatkan peserta agar menaati seluruh aturan selama berada di lokasi karantina. Setiap instruksi dari tim pelatih dan pendamping harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Selain kedisiplinan, faktor kesehatan juga menjadi perhatian. Para calon Paskibraka diminta menjaga pola makan, mencukupi waktu istirahat serta segera berkoordinasi dengan tim medis apabila mengalami gangguan kesehatan.
“Selain itu, kami berpesan kepada para calon anggota Paskibraka untuk menjaga kekompakan, saling mendukung, saling memberikan semangat, serta buang jauh-jauh sifat egois,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunung Mas, Jhonson Ahmad, menyampaikan bahwa 55 peserta yang mengikuti Pusdiklat terdiri dari 35 pelajar putra dan 20 pelajar putri.
Menurut Jhonson, pelaksanaan Pusdiklat tidak hanya berorientasi pada kesiapan teknis peserta dalam melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
“Tujuan dilaksanakannya Pusdiklat ini yakni untuk membentuk kader pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, memiliki wawasan kebangsaan yang luas, serta siap menjalankan tugas utama mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia,” jelas Jhonson.
Selama masa pelatihan, para calon Paskibraka akan menjalani karantina di Hotel Zefanya Kuala Kurun yang menjadi lokasi “Desa Bahagia”. Sementara kegiatan latihan dipusatkan di lapangan utama upacara, halaman Kantor Bupati Gunung Mas, serta halaman GPU Damang Batu Kuala Kurun.
Dengan waktu pelatihan yang tersisa, seluruh peserta diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, fisik dan mental sehingga nantinya dapat menjalankan tugas negara pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh tanggung jawab.
Penulis: Ardi
Editor : Ika


