TANAH LAUT,katakata.co.id– PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan terus meningkatkan keandalan sistem ketenagalistrikan melalui pemeliharaan Gateway SCADA serta penerapan digitalisasi inspeksi aset di Gardu Induk Pelaihari dan Gardu Induk Bati Bati.
Langkah ini dilakukan oleh Unit Pelaksana Pengatur Beban Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UP2B Kalselteng) sebagai bagian dari transformasi operasional berbasis teknologi.
Pemeliharaan Gateway SCADA menjadi salah satu upaya strategis PLN dalam memastikan komunikasi data antara gardu induk dan Regional Control Center (RCC) berjalan optimal.
Dengan sistem yang andal, proses pemantauan dan pengendalian jaringan listrik dapat dilakukan secara real time, sehingga potensi gangguan lebih cepat terdeteksi dan ditangani.
Selain memperkuat sistem komunikasi, PLN juga mendorong digitalisasi melalui sosialisasi penggunaan aplikasi Power Inspect kepada petugas operasional.
Aplikasi tersebut memudahkan proses inspeksi aset, mulai dari pencatatan kondisi peralatan, dokumentasi hasil pemeriksaan, hingga pemantauan tindak lanjut secara lebih efektif dan terdokumentasi.
Manager PLN UP2B Kalselteng, Indrayadi, mengatakan bahwa keandalan sistem kelistrikan tidak hanya bergantung pada kondisi peralatan di lapangan, tetapi juga pada kemampuan sistem dalam mengelola dan memantau data secara akurat.
“Keandalan sistem tenaga listrik tidak hanya ditentukan oleh kondisi peralatan di lapangan, tetapi juga oleh kualitas sistem pemantauan dan pengelolaan data. Melalui pemeliharaan Gateway SCADA dan pemanfaatan aplikasi Power Inspect, kami memastikan proses monitoring, pengendalian, dan inspeksi aset dapat berjalan lebih optimal sehingga mendukung kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat,” ujar Indrayadi.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan keandalan sistem sekaligus kualitas layanan kepada pelanggan.
Transformasi digital merupakan bagian dari kinerja PLN dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal dan adaptif. Melalui pemeliharaan Gateway SCADA serta penerapan aplikasi Power Inspect, kami memastikan proses monitoring, pengendalian, dan pengelolaan aset dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN untuk terus meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” kata Riko.
Melalui penguatan infrastruktur digital dan penerapan teknologi dalam inspeksi aset, PLN UIP3B Kalimantan terus berupaya menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal, efisien, serta mampu menjawab kebutuhan pelanggan.
Inovasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik demi mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan.
Penulis: Ardi
Editor : Ika


