PALANGKA RAYA,katakata.co.id – Dua tokoh publik di Kalteng yakni mantan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Napa J Awat dan mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2019-2024 Hj Yustina Ismiati, tutup usia di hari yang sama, Rabu (8/4/2026).
Kabar wafatnya Napa J Awat diketahui dari akun media sosial Facebook @MMC Kalteng pukul 13.15 WIB. Dalam akun tersebut menuliskan bahwa tokoh pendidikan dan adat masyarakat Kalimantan Tengah ini telah meninggal dunia.
“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya: Drs. Napa J. Awat, S.U. Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2001-2005.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. Al-Fatihah,” tulis akun resmi Kominfo Kalteng di Facebook menggambarkan dengan banner foto ucapan turut berduka cita.
Sementara itu, Hj Yustina Ismiati dikabarkan wafat pada waktu subuh pukul 04.00 WIB. Istri mantan Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar itu meninggal dunia di RS Karyadi Semarang, dan jenazahnya akan dikebumikan di area belakang kediamannya pada Kamis (9/4/2026).
Sebelum diterbangkan ke RS Karyadi Semarang, Yustina kelahiran Salatiga, 26 September 1970, sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun pada Sabtu (4/4/2026). Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah almarhum diterbangkan ke Pangkalan Bun menggunakan pesawat Batik Air, Kamis.
Yustina merupakan sosok perempuan yang selama ini dikenal sangat dekat masyarakat, apalagi pada tahun 2005-2010, suami tercintanya Ujang Iskandar menjabat sebagai Bupati Kobar, sosok Ismiati atau yang akbar disapa Ibu Ujang Iskandar makin mengkristal di hati masyarakat.
Yustina selama menjabat sebagai Ketua TP PKK Kobar dua periode, banyak gebrakannya terutama dalam memberantas stunting dan angka kemiskinan. Yustina tanpa mengenal lelah melakukan kunjungan dari desa ke desa untuk menyelesaikan berbagai program program yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
Yang akhirnya, setelah selesai jabatan Ujang Iskandar sebagai Bupati Kobar, karier Yustina Ismiati tidak redup. Ibu dari Bryan Iskandar, Barry Iskandar, Devito Iskandar dan Dio Iskandar tetap mengabdikan dirinya untuk masyarakat Kobar dan Kalimantan Tengah.
Kepergian Yustina meninggalkan banyak cerita dan kenangan bagi masyarakat Kobar. Untaian doa terucap untuk kepergian Yustina Ismiati. Semoga amal ibadah diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ririen Binti


