SAMPIT, katakata.co.id — Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di Kabupaten Kotawaringin Timur, ribuan warga berpenghasilan rendah kembali menerima Bantuan Pangan (Banpang) yang disalurkan sebagai bagian dari program nasional.
Penyaluran bantuan pangan dari Presiden Republik Indonesia tersebut menyasar 17 ribu kepala keluarga (KK) di Kotim. Setiap KK menerima bantuan untuk alokasi dua bulan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Hingga saat ini, progres penyaluran telah mencapai sekitar 35 persen, dengan prioritas distribusi di kecamatan-kecamatan wilayah hulu. Bantuan ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada pertengahan Desember, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya sebelum puncak momen Nataru.
Selain Banpang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut menyalurkan paket sembako murah bagi masyarakat Kotim. Sebanyak 23 ribu paket disiapkan, masing-masing berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Program ini menjadi langkah pendamping untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
Kepala Bulog Cabang Sampit, M. Azwar Fuad, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini sangat penting untuk mengendalikan harga bahan pokok yang cenderung meningkat menjelang hari raya.
Warga penerima bantuan, Nafisah, mengaku sangat terbantu dengan program ini, terutama untuk memenuhi kebutuhan beras dan minyak goreng yang menjadi kebutuhan sehari-hari.
Upaya penyaluran Banpang dan paket sembako murah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat Kotim dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru.
Penulis : Mahsut
Editor : Ririen Binti


