KUALA PEMBUANG, katakata.co.id – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) turut mengerahkan personel untuk membantu penanganan kecelakaan helikopter Mi-17 milik Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) di kawasan perairan Segintung, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).
Kepala Basarnas Palangka Raya, Agung Ketut Alit Supartana, mengatakan pihaknya menyiapkan total 15 personel untuk mendukung proses penanganan di lokasi kejadian.
Dari jumlah tersebut, lima personel telah lebih dahulu bergerak menuju lokasi, sedangkan 10 personel lainnya disiapkan sebagai kekuatan tambahan dari Palangka Raya.
“Rata-ratanya semua 15 orang. Sudah lima orang, nanti kita perbantuan dari Palangka lagi 10 ini,” ungkap Agung Alit melalui komunikasi WhatsApp.
Ia menjelaskan, koordinasi terus dilakukan dengan jajaran Kodim di wilayah Seruyan terkait kebutuhan dan pergerakan tim di lapangan. Personel Basarnas juga telah diarahkan untuk bergerak menuju lokasi yang membutuhkan bantuan.
“Kami komunikasi terus sama Kodim Seruyan. Tim kami sudah bergerak di sana,untuk masalah lain-lain silahkan koordinasi dengan pihak kodim,” ujarnya.
Terkait jumlah personel helikopter yang masih belum ditemukan maupun perkembangan evakuasi seluruh awak, Agung mengaku belum dapat memberikan kepastian karena pihaknya belum memperoleh informasi yang terverifikasi.
“Itu belum pasti juga, Pak. Kami belum mendapatkan hal itu,” katanya saat ditanya mengenai personel yang belum ditemukan.
Sementara itu, helikopter Mi-17 dengan nomor registrasi HA-5235 tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan ketika menjalankan misi water bombing atau pengambilan air untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Helikopter yang memiliki homebase di Bandara Kuala Pembuang itu diketahui membawa delapan personel.
Berdasarkan informasi awal yang beredar, Mayor CPN Dudi dilaporkan meninggal dunia. Sementara sejumlah awak lainnya dilaporkan selamat maupun telah mendapatkan penanganan medis.
Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur, termasuk TNI AD dan Basarnas. Sejumlah personel dilaporkan telah dievakuasi melalui jalur udara maupun menuju Pos Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).
Lokasi kecelakaan berada di kawasan perairan Segintung, sekitar wilayah Pematang Limau, Kabupaten Seruyan.
Hingga berita ini ditayangkan, Basarnas masih melakukan koordinasi dan pengerahan personel untuk membantu penanganan di lapangan. Sementara perkembangan mengenai jumlah korban, kondisi seluruh awak, serta proses evakuasi selanjutnya masih menunggu informasi resmi dari pihak TNI.
Penulis: Wiyandri
Editor: Ardi


